INTERVIEW

H Sesfentri,Ketua APPSI DPW Jakarta: Sinergi PD Pasar Jaya dengan Asosiasi Pedagang Sangat Positif

Haji Sesfentri atau yang lebih dikenal dengan panggilan Haji Pepen Wakil Ketua APPSI DPW Jakarta. (Istimewa)

PD Pasar Jaya baru saja selesai menyelenggarakan bazar murah di 44 lokasi. Kegiatan yang digelar mulai 16 Mei 2018 hingga 14 Juni 2018 tersebut berhasil mecatatkan nilai transaksi sebesar Rp 4,4 miliar.

Yang menarik, dalam bazar murah tahun ini, PD Pasar Jaya melibatkan sejumlah asosiasi pedagang seperti Pusat Koperasi Pedagang Pasar (Puskopas), Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Komite Pedagang Pasar Indonesia (KPPI) dan Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDl).

Untuk mengetahui peran keempat asosiasi tersebut dalam kegiatan yang ditujukan untuk membantu stabilitas harga bahan pokok selama Ramadhan dan Lebaran tersebut, Ketua APPSI Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jakarta, H Sesfentri atau yang lebih dikenal dengan panggilan H Pepen, berkenan memberikan penjelasan kepada Jakarta Review.

Berikut petikannya :

Bagaimana penilaian anda soal kegiatan Bazar murah di 44 pasar yang dimiliki oleh PD Pasar Jaya ?

Kalau dilihat dari tujuannya dalam menjaga stabilitas harga selama Ramadhan dan Lebaran, saya kira berhasil. Praktis selama kurun waktu tersebut tidak ada gejolak harga di pasar.

Mengapa anda bisa bilang seperti itu ?

Tentu saja karena saya adalah pedagang dan pengurus asosiasi pedagang. Tapi yang juga perlu dicatat, stabilitas harga tersebut dikuatkan dengan kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga ke sejumlah pasar selama Ramadhan dan H-3 menjelang Lebaran. Dan saya selalu ikut dalam kunjungan tersebut. Jadi saya menyaksikan sendiri.

Menurut anda mengapa gejolak harga bisa diredam ?

Saya pikir karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui BUMD Pangannya yang terdiri dari PD Pasar Jaya, PD Dharma Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya mampu menjaga pasokan di 2 pasar utama yakni Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

Jadi stabilitas pasokan jadi penting ?

Tentu saja. Karena dengan stabilitas pasokan dan pasokan bahan pokok yang cukup mempersempit ruang gerak pihak-pihak tertentu yang ingin berspekulasi untuk menaikkan harga. Jadi stabilitas pasokan di 2 pasar utama tersebut menjadi penting.

Tanggapan anda soal nilai transaksi yang tak sebesar tahun lalu ?

Betul dari sisi transaksi memang lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu. Tapi saya kira tujuan utama dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok tercapai.

Bagaimana dengan keterlibatkan asosiasi pedagang dalam kegiatan bazar murah ini ?

Saya pikir ini kebijakan PD Pasar Jaya yang positif dan layak untuk diteruskan di masa mendatang. Singkatnya saya memberikan apresiasi kepada manajemen PD Pasar Jaya yang tahun ini melibatkan kami dalam pelaksanaan bazar murah.

Menurut anda keuntungan apa yang diraih dari keterlibatan asosiasi pedagang ?

Yang utama tentu saja membantu efektifitas pelaksanaan bazar murah itu sendiri. Karena bagaimanapun dengan melibatkan asoasiasi, resistensi terhadap pelaksanaan bazar murah jadi minimal sekali. Jangan lupa dimana-mana pedagang maunya untung besar, sementara PD Pasar Jaya ingin harga yang stabil. Nah dengan melibatkan asoasiasi terjadi titik temu antara kedua pihak.

Jadi kegiatan bazar murah layak untuk diteruskan ?

Kalau yang dimaksud kegiatan bazar murah yang tetap melibatkan asosiasi pedagang dalam pelaksanaannya, jawaban saya ya.

Tags

Artikel Terkait

Close