INTERVIEW

Jamil Achmad (CEO WIN Group): Kami ingin Colina Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

CEO WIN Group yang juga Paskibraka Provinsi Sulawesi Tengah tahun 1994 Jamil Achmad memberikan produk masker colina kepada tamu kehormatan Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau yang lebih dikenal dengan panggilan Pasha Ungu. Pemberian dilakukan saat Purna Paskibraka Provinsi Sulawesi tengah tahun 1995 tersebut berkunjung ke kantor WIN Group di Jakarta. (istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Meskipun terbilang produk baru, CEO WIN Group Jamil Achmad yakin produk masker colina bisa bersaing dengan produk sejenis yang telah beredar dipasaran. Apalagi colina memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan kompetitornya. Antara lain karena bisa digunakan untuk semua jenis kelamin (pria dan wanita) dan aman digunakan oleh semua jenis kulit.

Secara komposisi colina juga memadukan dua nutrisi terbaik untuk kulit wajah yaitu kolagen dan spirulina. Dengan perpaduan tersebut ia mengklaim colina adalah pelopor masker wajah herbal di Indonesia yang menggabungkan kolagen dan spirulina. Perpaduan keduanya memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan kulit. Sementara produk dari luar negeri kebanyakan hanya mengandung nutrisi bukan terbuat dari nutrisi. Selain itu colina juga telah meraih sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lolos pengujian dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Jangan lupa produk kosemetika yang beredar di Indonesia, sertifikat dari kedua lembaga tersebut sangat penting, pasalnya hal itu menjamin bahwa produk yang diproduksi aman dan halal untuk digunakan. Dengan legalitas dan sejumlah keunggulan yang ada, kami yakin sekali untuk bisa merebut pasar,” cetusnya.

Baginya tak selamanya produk asing lebih unggul dan aman ketimbang produk  lokal.

“Selama ini produk-produk dari luar yang kita banggakan dan viralkan. Padahal  setelah dapat meraih banyak keuntungan hasilnya dibawa keluar negeri. Apa itu yang ingin terus kita pertahankan,”ujar Jamil.

Dengan semangat mengenalkan produk masker Colina sebagai brand lokal, kepada Jakarta Review, Minggu  12 November 2017 lalu di sela Grand Launching Produk masker Colina di Britama Sportmall, Kelapa Gading, Jamil begitu dirinya biasa disapa berkenan memaparkan perjuangannya mengembangkan produk tersebut agar diterima masyarakat luas.

Petikannya :

Ceritakan seperti apa gambaran perusahaan WIN Group ?

WIN Group berdiri sekitar awal 2015 dan bergerak di bidang penjualan langsung dengan nama WIN Academy. Disini kami memberikan pelatihan dan pembentukan karakter sebelum memasarkan produk. Sebelumnya, kami melakukan observasi selama kurang lebih 1 tahun, dan setelah itu baru mulai mendapatkan konsep pengembangan SDM dan mulai merekrut tim, saat ini WIN Academy sudah punya 70 lebih Manager dengan lebih dari 20 kantor cabang.

Bagaimana dengan Planet WIN ?

Planet WIN adalah anak perusahaan dari WIN Group yang kami dirikan sejak tahun 2017. Ini adalah bisnis jaringan dengan produk utama masker wajah bernama Colina. Namun meskipun baru berjalan beberapa bulan lalu, omsetnya sudah mencapai target.

Apa saja keunggulan produk masker colina dibandingkan dengan produk sejenis ?

Produk ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan kompetitornya. Pertama bisa digunakan untuk semua jenis kelamin (pria dan wanita) dan aman digunakan oleh semua jenis kulit. Kedua secara komposisi masker colina juga memadukan dua nutrisi terbaik untuk kulit wajah yaitu kolagen dan spirulina,  sehingga dapat dikatakan colina adalah pelopor masker wajah herbal di Indonesia yang menggabungkan kolagen dan spirulina. Keduanya, memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan kulit. Sementara produk dari luar negeri kebanyakan hanya mengandung nutrisi bukan terbuat dari nutrisi. Ketiga, masker colina berbentuk pasta dalam sachet, sehingga ekonomis dan higienis sehingga mudah untuk dibawa kemana saja sekaligus mudah dipakai dan mudah untuk dijual. Terakhir colina juga sudah mendapat sertifikasi Halal dari MUI dan lolos pengujian dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Lebih jauh apa manfaat kombinasi antara kolagen yang ada dalam masker colina ?

Kolagen dan spirulina selama ini dikenal sebagai antibiotik alami. Dan kolagen yang kita gunakan berasal dari kulit ikan perairan dalam, jadi aman sekali. Sekedar informasi, spirulina merupakan tumbuhan air yang menyerupai ganggang hijau. Banyak senyawa yang terkandung didalamnya antara lain meliputi ß -carotene, tocopherol dan asam linolenic yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain itu spirulina juga sudah di kenal masyarakat dunia sebagai ‘Super Food’ yang sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia secara menyeluruh dan juga sudah terbukti sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit lelaki maupun perempuan.

Paduan antara spirulina dan kolagen juga bermanfaat untuk melawan penuaan serta menjamin kohesi, elastisitas kulit dan regenerasi kulit. Keduanya juga bermanfaat untuk menghilangkan radikal bebas di dalam tubuh, menunda proses penuaan, mengatur metabolisme, meningkatkan fungsi kerja kelenjar tubuh, memperlambat penyusutan kelenjar, meningkatkan vitalitas, dan memberikan kecantikan dari dalam dan luar tubuh. Konkritnya kandungan keduanya bisa membantu mengilangkan jerawat dan bekas jerawat, menyamarkan bahkan menghilangkan garis di wajah, mengatasi komedo dan pori-pori besar dan dapat memberikan efek rileks bagi si pemakainya. Itu karena aroma pada masker Colina adalah essence yang bersifat aromatherapy.

Anda yakin bisa bersaing dengan produk buatan luar negeri?

Dengan legalitas dan sejumlah keunggulan yang ada, kami yakin sekali untuk bisa merebut pasar. Sekedar informasi tim riset dan development kami adalah Professor ahli di bidang nano teknologi, kalo dicek di youtube kami ada penjelasan dari beliau tentang bagaimana perjalanan panjang untuk membuat konsep Colina.

Untuk mendapatkan hasil yang positif, dalam seminggu berapa kali masker colina harus digunakan?

Biasanya 2-3 kali setiap minggu. Namun kalaupun digunakan lebih sering produk juga tidak apa-apa. Saya pribadi, dan tim disini hampir tiap hari menggunakan masker ini dan hasilnya find-find aja. Ini menunjukkan produk masker ini betul-betul aman.

Apa arti penting dari acara Grand Launching kemarin ?

Kami ingin menunjukan kepada publik bahwa masker colina adalah produk lokal yang berkelas, aman dan bisa bersaing dengan produk luar negeri. Itu makanya di acara kemarin, kami tak hanya menghadirkan testimoni dari para pengguna tapi juga testimony dari Ketua Divisi Farmasi dan Kesehatan Masyarakat Nano Indonesia (MNI). Kehadiran beliau melalui pemaparannya sangat penting untuk menguatkan keyakinan kepada para agen pemasaran WIN Group bahwa masker colina adalah produk anak negeri yang berkualitas dan aman untuk digunakan.

Kabarnya agen pemasar yang berprestasi mendapatkan reward ke Beijing ?

Di acara kemarein kami memberikan berbagai reward kepada para agen termasuk reward kepada 60 agen pemasaran WIN Group yang berprestasi ke Beijing selama beberapa hari. Pemberian reward ini adalah bagian dari kiat WIN Group dan Planet WIN dalam memotivasi agen pemasaran untuk lebih giat lagi memasarkan produk-produk WIN Group dan Planet WIN.

Bagaimana dengan jaringan pemasaran yang ada ?

Saat ini kami sudah memiliki 50 master agen di seluruh Indonesia dan jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan publikasi yang kami lakukan.

Dimana saja sebaran jaringan pemasarannya ?

Mereka ada di Ibukota Provinsi dan kota-kota besar lain di Indonesia jadi cukup untuk mengakomodir perwakilan kita di daerah. Daerah tersebut antara lain Makasar, Palangkaraya, Palu, Palembang, Manado, dan Semarang. Tentunya kedepan jaringan pemasaran ini akan kita kembangkan lagi seiring dengan pertumbuhan pemasaran produk.

Berapa target yang ingin dicapai selama satu tahun kedepan ?

Kami ingin mencapai angka penjualan antara Rp50 sd Rp100 miliar. Angka tersebut kelihatannya bombastis dan mustahil. Tapi kita sudah hitung, bagaimana penetrasinya untuk mencapai angka target tersebut.

Bagaimana strategi untuk mencapai target tersebut ?

Setiap master agen kami targetkan antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar per bulannya. Kami optimis sekali, apalagi ada beberapa daerah yang oke dan tinggi permintaannya seperti  Makasar yang sudah mencapai Rp.500 juta. Padahal produk masker colina baru saja beberapa bulan diluncurkan. Kemudian untuk mendukung system yang dikembangkan oleh WIN Group kami mendirikan sebuah Production House yang diberi nama Namango Production. Ini pola yang tidak biasa, dimana support system kami adalah membuat event bersama artis dan program yang menghibur. Singkatnya bagaimana menciptakan atmosfir bisnis yang menyenangkan, menghasilkan dan bermanfaat.

Bagaimana syarat untuk menjadi master agen ?

Syaratnya tentu harus punya lokasi untuk tempat usaha yang nanti akan kita viralkan di website.

Konsep pemasarannya yang dikembangkan seperti apa ?

Sebenarnya konsep pendekatan kita untuk pemasaran fleksibel diberbagai bidang yang dipahami masyarakat. Selama ini yang dipahami kalau konsep network kan harus merekrut anggota. Di kami, kalau nggak bisa merekrut ya jualan aja. Kemudian mau jadi reseller juga bisa, dionline shop juga bisa lalu kita kemas dikonsep networknya. Karena tidak paket untuk poin juga. Jadi nyamanlah. Sekarang mau hanya sekedar jualan monggo, kalau mau sekedar merekrut juga silahkan. Intinya bisa didirectkan, dikonvensionalkan.

Bagaimana dengan kapasitas produksi?

Kapasitas produksi kami saat ini bisa mencapai 50.000 box atau 1 juta sachet per bulan. Saat ini, tim kami sedang observasi untuk pembelian mesin dari Jerman agar lebih meningkatkan produksi hingga 10 kali lipat. Hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Apa rencana besar Anda untuk tahun 2018?

Di acara Grand Launching kemaren, kami telah meluncurkan Gerakan Satu Juta Anak Asuh, dimana tiap agen harus memiliki anak asuh, semakin banyak anak asuhnya berarti semakin besar rejekinya. Jadi biasanya, orang sukses diukur berapa besar penghasilannya, di sini diukur dari berapa banyak anak asuhnya. Inilah target kami agar bisnis ini selain menghasilkan juga bermanfaat bagi orang lain. Kemudian kami juga akan membangun Pabrik dengan kapasitas mesin yang lebih besar.

Bagaimana prospek industri produk kecantikan di Indonesia?

Sangat prospektif! di era media sosial saat ini semua orang mau dapat hasil foto yang paling cantik, paling ganteng dan tidak tenang kalau wajahnya terlihat kusam, ada jerawat atau flek. Dan ini celah bagi Colina untuk membuat omset.

Apa pesan Anda untuk mereka yang ingin terjun di industri produk kecantikan?

Pastikan produk yang Anda jual terdaftar di BPOM dan mendapat sertifikasi halal, dokumentasikan testimoni konsumen anda, karena bisnis kecantikan ini adalah bisnis nyata dalam hasil.

 

Tags

Artikel Terkait

Close