DEVENTER, jakrev.com – Kabar melegakan datang dari klub Eredivisie Belanda, Go Ahead Eagles. Federasi Sepakbola Kerajaan Belanda (KNVB) melalui jaksa penuntut independen sepakbola profesional akhirnya merampungkan penyelidikan terkait status kelayakan bermain salah satu penggawanya, Dean James.
Kasus ini mencuat dan menyita perhatian publik setelah Dean James memutuskan untuk mengambil langkah naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2025. Tanpa disadari oleh banyak pihak, keputusan tersebut membawa dampak yang cukup fatal secara administratif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND), James secara otomatis kehilangan status kewarganegaraan Belandanya begitu dia sah menjadi WNI.
Merujuk pada regulasi ketat KNVB, hilangnya paspor Belanda tersebut membuat sang pemain sebenarnya sudah tidak memenuhi syarat untuk merumput sejak Maret 2025. Meski jaksa penuntut tidak memiliki kewenangan langsung untuk menetapkan kewarganegaraan seseorang, bukti administratif dari IND sudah cukup untuk menyatakan adanya pelanggaran aturan main.
Namun, alih-alih menjatuhkan hukuman berat, jaksa penuntut KNVB justru mengambil langkah bijak dengan tidak memberikan sanksi disiplin apa pun. Keputusan ini didasari oleh fakta bahwa baik Dean James maupun manajemen Go Ahead Eagles sama-sama tidak mengetahui konsekuensi otomatis dari proses pergantian kewarganegaraan tersebut.
Lebih jauh lagi, hasil penyelidikan KNVB juga mengungkap fakta menarik bahwa minimnya pemahaman terkait efek domino aturan kewarganegaraan ganda ini ternyata menjadi masalah yang cukup merata dan belum banyak diketahui di lingkup sepakbola profesional Belanda.
Menyambut keputusan positif dan melegakan ini, pihak Go Ahead Eagles langsung memberikan pernyataan resmi untuk menenangkan para penggemarnya. Melalui unggahan di akun Instagram resmi klub @gaeagles pada Rabu (8/4/2026), mereka menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus tersebut.
“Berdasarkan temuan dari penyelidikan, jaksa telah memutuskan dengan sejumlah alasan untuk tidak mengambil langkah disipliner terhadap Dean James dan Go Ahead Eagles buntut dari pertandingan Go Ahead Eagles melawan NAC Breda,” tulis pernyataan resmi klub.
Kasus Dean James ini tentu menjadi preseden penting sekaligus pelajaran berharga bagi klub-klub Eropa lainnya yang memiliki pemain keturunan. Simak terus update berita sepakbola internasional dan kiprah para pemain keturunan Indonesia lainnya hanya di jakrev.com.

