SURABAYA, jakrev.com – Persebaya Surabaya tengah mematangkan persiapan serius menjelang duel sarat gengsi bertajuk “Laga Klasik” melawan Persija Jakarta.
Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares memilih untuk memusatkan perhatian pada level kebugaran dan kesiapan fisik para penggawa Green Force sebelum bertolak ke ibu kota.
Pertandingan pekan ke-27 Super League 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4/2026) malam. Mengingat tingginya tensi pertandingan, Tavares menegaskan bahwa kondisi fisik pemain akan menjadi faktor kunci dalam menentukan starting eleven.
“Kami memantau secara detail perkembangan seluruh pemain sepanjang pekan ini. Tujuannya jelas, melihat siapa yang benar-benar berada dalam kondisi puncak untuk diturunkan melawan Persija,” ungkap Bernardo Tavares dinukil dari laman resmi klub pada Rabu (8/4/2026).
Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut tidak ingin mengulang hasil minor pada pertemuan pertama musim ini. Kala itu, Persebaya harus mengakui keunggulan Macan Kemayoran dengan skor 1-3. Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi mendalam bagi staf pelatih.
Pasca kemenangan melawan Persita di laga sebelumnya, Tavares langsung menginstruksikan anak asuhnya untuk membedah gaya permainan Persija.
“Kami sudah memulai proses analisis terhadap Persija. Mereka adalah tim yang sangat kompetitif dan punya catatan kemenangan atas kami di putaran pertama. Tantangan bermain di Jakarta selalu besar,” terangnya.
Di sisi lain, Persija Jakarta dipastikan tampil pincang tanpa dua pilar lini belakang mereka, Jordi Amat dan Thales Lira. Jordi absen akibat hukuman kartu merah, sementara Thales terpaksa menepi karena akumulasi kartu kuning.
Meski sang lawan kehilangan pemain kunci, Tavares enggan merasa di atas angin. Baginya, kedalaman skuat Persija tetap menjadi ancaman yang harus diwaspadai.
“Absennya Jordi dan Thales bukan jaminan keuntungan bagi kami. Persija memiliki kedalaman skuad yang baik dengan pemain pelapis yang secara kualitas sangat siap. Fokus kami tetap pada kekuatan kolektif tim sendiri,” tegas pelatih 45 tahun itu.
Misi mencuri poin penuh di SUGBK menjadi target utama guna menjaga persaingan di papan atas klasemen. Tavares berharap dalam beberapa hari ke depan, pilihan opsi pemainnya semakin lengkap sehingga Persebaya bisa tampil dengan kekuatan terbaik di hadapan pendukung lawan.

