BerandaOLAHRAGAMateta Siap Mengamuk Lawan Fiorentina usai Drama Transfer Rp513 Miliar ke AC...

Mateta Siap Mengamuk Lawan Fiorentina usai Drama Transfer Rp513 Miliar ke AC Milan Kandas

Jean-Philippe Mateta jadi starter lawan Fiorentina usai transfer Rp513 M ke Milan batal demi mimpi Piala Dunia 2026. Simak kisahnya!

LONDON, jakrev.com – Panggung babak perempat final UEFA Conference League, Jumat (10/4/2026) dini hari WIB, akan menjadi momen pembuktian bagi Jean-Philippe Mateta.

Penyerang andalan Crystal Palace tersebut diprediksi akan turun sebagai starter saat menjamu Fiorentina.

Laga ini terasa sangat emosional bagi Mateta. Pasalnya, hanya berselang tiga bulan lalu, pemain asal Prancis ini hampir saja berseragam AC Milan sebelum akhirnya kesepakatan besar itu runtuh di menit-menit akhir.

Drama Transfer yang Gagal di Menit Akhir

Melansir laporan dari Sky Sports Italia dan La Gazzetta dello Sport, Mateta akan dipercaya memimpin lini depan The Eagles di Selhurst Park. Ini merupakan kali pertama Mateta kembali menghiasi daftar susunan pemain awal sejak kali terakhir tampil melawan Chelsea pada akhir Januari lalu.

Kisah di balik absennya Mateta cukup menyesakkan. Pada bursa transfer Januari, Crystal Palace dan AC Milan sebenarnya sudah berjabat tangan untuk nilai transfer fantastis yang mencapai lebih dari Rp513 miliar (€30 juta lebih).

Palace bahkan sudah bergerak cepat dengan mendatangkan Jorgen Strand Larsen sebagai suksesornya.

Namun, kepindahan tersebut mendadak batal. Hasil tes medis menunjukkan adanya masalah pada lutut Mateta yang dianggap berisiko tinggi. Kabarnya, tiga pakar medis berbeda menyarankan manajemen Milan untuk membatalkan kontrak demi menghindari kerugian jangka panjang.

Taruhan Besar demi Piala Dunia 2026

Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner sempat mengungkapkan bahwa kegagalan transfer tersebut bukan kejutan besar bagi pihak klub. Saat itu, ada kekhawatiran besar di Inggris bahwa Mateta harus naik meja operasi untuk menyembuhkan kerusakan lututnya.

Namun, Mateta mengambil keputusan berani. Alih-alih operasi yang membutuhkan waktu pemulihan sangat lama, dia memilih jalur rehabilitasi intensif. Keputusan ini diambil demi satu ambisi besar, membela Timnas Prancis di ajang Piala Dunia 2026.

“Ada dua jalan yang bisa ditempuh. Pertama, mengelola cedera tersebut seperti yang kami lakukan sekarang hingga selepas Piala Dunia, karena itulah mimpi terbesar JP (Mateta). Atau kedua, dia harus menjalani operasi,” jelas Glasner dalam sebuah sesi wawancara Februari lalu.

Misi Pembuktian di Conference League

Pilihan untuk menunda operasi akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga bulan fokus pada pemulihan, Mateta kini dinyatakan bugar dan siap meledak di kompetisi Eropa.

Menghadapi Fiorentina yang merupakan wakil Italia, Mateta seolah mendapatkan lawan yang tepat untuk menunjukkan bahwa AC Milan mungkin telah melakukan kesalahan dengan meragukan fisiknya.

Publik Selhurst Park kini menanti, apakah “sang singa yang terluka” ini mampu melumat La Viola dan membawa Palace selangkah lebih dekat ke babak semifinal.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

JANGAN LEWATKAN