BUMD

Akhir Pekan Ini Ki Manteb Soedharsono Mentas di Pasar Seni Ancol

Poster pertunjukkan dalang legendaris yaitu Ki H. Manteb Soedharsono Sabtu, 9 November 2019 di Pasar Seni Ancol. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Ancol Taman Impian kembali mempersembahkan sebuah pagelaran seni tradisional Indonesia yaitu Pagelaran Wayang Kulit pada Sabtu, 9 November 2019 di Pasar Seni Ancol. Pada pertunjukkan kali ini akan diisi oleh dalang legendaris yaitu Ki H. Manteb Soedharsono yang membawakan lakon “Becik Ketitik Ala Ketara”.

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini dimulai pada pukul 19.00 WIB di Panggung Utama Pasar Seni. Diawali dengan penampilan dari dalang cilik Barata yang akan pentas hingga 19.45 WIB.

Area sekitar panggung juga akan dimeriahkan dengan bazar produk kerajinan wayang lengkap dengan aksesoris dan suvenirnya. Tidak ketinggalan gerobak angkringan yang menyajikan kuliner khas jawa yang sudah akrab dengan para penikmat pagelaran wayang kulit.

Pagelaran ini juga sebagai bagian dari memperingati ditetapkannya Hari Wayang Nasional pada 7 November 2019 oleh Presiden RI Joko Widodo. Rencananya acara ini juga turut dihadiri oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Wayang Kulit merupakan salah satu produk seni asli Indonesia yang patut kita lestarikan dan Pasar Seni merupakan tempat yang tepat untuk memperkenalkan kesenian Indonesia kepada masyarakat luas.” Ucap Teuku Sahir Sayahali, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dalam keterangan resminya yang diterima Jakarta Review, Kamis, 7/11.

Lakon Becik Ketitik Ala Ketara sendiri mengisahkan tentang Raden Dursasana yang ditugaskan untuk menjaga keselamatan Dewi Banowati Permaisuri Prabu Duryudana. Namun tanpa seijin siapapun, Raden Dursasana berangkat ke medan perang Tegal Kurusetra di mana dia dihadang Raden Werkudara Senapati Amarta hingga pecahlah peperangan.

Manusia berupaya tetapi Tuhan yang menentukan, pepatah itulah yang tepat untuk menggambarkan upaya Raden Dursasana yang gagal memancing kemarahan Raden Werkudara untuk melewati Kali Cingcing Goling yang dapat membinasakannya. Karma malah menghampiri Raden Dursasana hingga dia tersudut.

Lantas bagaimana kelanjutan kisah dari Raden Dursasana? Saksikan hanya di Pagelaran Wayang Kulit Pasar Seni Ancol dalam lakon Becik Ketitik Ala Ketara. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close