BUMD

Amankan Pasokan, PT Food Station Lanjutkan Kerjasama dengan PT Sang Hyang Seri

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo menandatangani naskah kerjasama dengan Direktur Utama PT Sang Hyang Seri Karyawan Gunarso, Rabu, 24/2/2021. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Dalam rangka menjaga pasokan dan menstabilkan harga pangan pada bulan suci Ramadhan 1442 H,  PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai BUMD Pangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali berkolaborasi dengan PT Sang Hyang Seri yang merupakan BUMN Klaster Pangan dengan contract farming dilahan seluas 1000 hektar.

Perjanjian kerjasama antara BUMD Pangan Jakarta dan BUMN Klaster Pangan ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo dan Direktur Utama PT Sang Hyang Seri Karyawan Gunarso yang di kantor PT Sang Hyang Seri, di Pamanukan, Subang, Jawa Barat, 24 Febuari 2021.

Turut hadir dalam acara tersebut Jajaran direksi dari kedua belah pihak dan disaksikan oleh Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi dan mitra petani dari PT Sang Hyang Seri serta seluruh jajaran direksi RNI, Food Station, SHS serta perwakilan Bank Indonesia.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo menyatakan bahwa kerjasama di lahan seluas 1000 hektar ini dilakukan untuk menopang upaya ketahanan pangan warga Jakarta dengan tahun sebelum nya kerjasama contract farmingseluas 600 hektar.

“Kerjasama di hulu ini dilakukan untuk memastikan pasokan beras untuk warga Jakarta tetap aman dan terjaga. Melalui kerjasama ini diharapkan dapat menghasilkan gabah kering panen sebanyak 12.000 ton,” ujar Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo.

Pamrihadi menambahkan selain kerjasama dengan PT SHS, Food Station juga akan menjajaki kerjasama dengan petani binaan PT SHS dalam rangka penyediaan bahan baku. Disamping hal tersebut terdapat potensial  kerjasama dalam stock gabah kering giling.

“Singkatnya kerjasama ini memastikan kepastian Stock dan jaminan harga untuk Food Station agar inflasi di Jakarta dapat terkendali,” jelas Pamrihadi.

Sekedar informasi sebelumnya, PT Food Station Tjipinang telah melakukan kerjasama pengadaan gabah yang dimulai pada bulan November d/s Desember 2020. Saat itu Food Station melakukan pemesanan GKP jenis IR64/Ciherang berupa gabah sebanyak 3.677 ton dari lahan seluas 6oo hektar lebih yang berada di wilayah Subang Jawa Barat.

Di awal tahun ini, kerjasama antara PT Food Station Tjipinang Jaya dengan PT Sanghyang Seri ditingkatkan menjadi contract farming. Dari total luas lahan PT Sanghyang seri seluas 3200 hektar, yang akan dikerjasamakan dengan PT Food Station dilahan seluas 1000 hektar.

Menurut Pamrihadi, kerjasama dengan PT Sang Hyang Seri dilakukan, karena BUMN Klaster Pangan ini memiliki keunggulan berupa hamparan sawah yang luas dan saluran irigasi yang sangat baik, sehingga diharapkan dapat berproduksi sepanjang tahun untuk menghasilkan gabah yang berkualitas dengan rendement yang tinggi.

“Kita tingkatkan kerjasama menjadi  contract farming dilahan seluas 1000 hektar. Harapannya di lahan tersebut nantinya akan menghasilkan panen berupa gabah GKP/GKG rata-rata sebanyak kurang lebih 6 ton per hektar dengan total mencapai 6000 ton per panen,” paparnya.

Related Articles

Back to top button