BUMD

Anies Angkat Donny Saragih Jadi Dirut Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Direktur Operasional PT Eka Sari Lorena Transport Tbk Donny Saragih (batik berwarna ungu) sebagai Dirut TransJakarta setelah menerima pengunduran diri  Agung Wicaksono dari posisi Direktur Utama TransJakarta. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Direktur Operasional PT Eka Sari Lorena Transport Tbk Donny Saragih sebagai Dirut TransJakarta setelah menerima pengunduran diri  Agung Wicaksono dari posisi Direktur Utama TransJakarta.

Kepala Divisi Sekretaris Perseroan dan Humas PT Transjakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang dilakukan secara sirkuler telah menyetujui pengangkatan Direktut Utama baru.

“Dalam RUPS LB ini dilakukan pemberhentian Agung Wicaksono dan mengangkat Donny Andy S. Saragih Sebagai Direktur Utama,” katanya dalam siaran pers, Jumat (24/1/2020).

Dia menuturkan pengangkatan Donny Saragih sebagai pucuk pimpinan Transjakarta didasarkan pada pertimbangan untuk mengembangkan BUMD di sektor angkutan umum ke depannya.

Menurutnya, Donny memiliki latar belakang pengalaman di bidang transportasi, yaitu komisaris PT Alfa Omega Transport sejak 2014 sempai dengan sekarang serta Direktur Operasional PT Eka Sari Lorena Transport Tbk sejak 2007 sampai dengan 2017.

“Saat ini, Pak Donny menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta,” imbuhnya.

Pemegang saham menilai Agung Wicaksono sukses dalam meletakkan landasan integrasi transportasi publik di Jakarta. Melalui program JakLingko, Agung sudah mulai mengintegrasikan dengan transportasi berbasis rel lainya seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan KRL.

Dalam satu tahun kenaikan penumpang meningkat dari 188,98 juta pelanggan menjadi 264,61 juta pelanggan pada 2019.

“Dengan adanya integrasi, jumlah pelanggan sehari hampir mencapai 1 juta pelanggan,” ucapnya.

Sebelumnya, Agung Wicaksono mengatakan alasan utama dirinya mengundurkan diri karena ingin fokus pada masa depan keluarga.

Mantan Direktur Operasional PT Mass Rapid Transit Jakarta tersebut mengatakan tugasnya untuk mengintegrasikan Transjakarta dengan MRT dan LRT sudah rampung. Lebih dari satu juta pelanggan per hari terlayani dalam sistem transportasi JakLingko.

“Terima kasih Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah mengijinkan saya mengundurkan diri karena alasan pribadi untuk kebutuhan dan masa depan keluarga saya,” katanya.

Sumber: Bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Close