BUMD

Belajar Tata Kelola BUMD, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Studi Banding ke PT Food Station

Direktur Operasional PT Food Station Tjipinang Jaya Frans Tambunan bertukar cindera mata dengan Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Sukabumi Anjak Priatama Sukma di Ruang Rapat Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Selasa, 28/1/2020. (win/jakrev)

Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi yang diwakili oleh Komisi 3 DPRD Kabupaten Sukabumi dan sejumlah Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) terkait menggelar kunjungan ke PT Food Station Tjipinang Jaya, Selasa, 28/1/2020.

Anjak Priatama Sukma Ketua Komisi 3 DPRD Sukabumi sebagai ketua rombongan mengatakan kunjungan dilakukan dalam rangka studi banding karena belum lama ini, Pemkab Sukabumi sudah mendirikan BUMD yang bergerak di bidang pangan yang salah satu rencana bisnis kedepannya adalah mengembangkan perdagangan komoditi beras.

“Kami ingin belajar mengenai kelembagaan BUMD dan pengembangan bisnisnya. Selain itu, kami juga ingin menjajaki peluang untuk bisa menjadi salah satu pemasok beras untuk PT Food Station,” ujar Anjak.

Anjak berharap nantinya BUMD tersebut bisa menjadi penengah antara masyarakat dengan pasar.

“Kabupaten Sukabumi adalah Kabupaten terluas kedua setelah Kabupaten Banyuwangi yang memiliki potensi yang cukup besar di bidang agro bisnis, Melalui pendirian BUMD ini kami ingin menjadi penengah antara masyarakat kami dengan pasar yang potensi terbesarnya ada di Jakarta,” ujar Anjak

Tahun ini adalah tahun pertama BUMD berdiri, untuk itu kami perlu belajar mengenai tata kelola BUMD pangan yang baik kepada PT Food Station Tjipinang Jaya.

“Selain belajar, kunjungan ini juga sekaligus menjajaki peluang kerjasama setelah dibentuknya BUMD tersebut dengan PT Food Station. Yang jelas kami punya banyak komoditi yang bisa dikerjasamakan antara lain padi, susu, telur dan beberapa komoditi lainnya,”

Direktur Operasional PT Food Station Tjipinang Jaya Frans Tambunan menyambut baik kedatangan Pemkab Sukabumi ke PT Food Station.

“Kami selalu terbuka menerima kunjungan dari pihak manapun. Termasuk kepada pihak-pihak yang ingin bekerjasama menjadi pemasok buat PT Food Station. Prisipnya komoditi yang ingin dikerjasamakan tersebut harus sesuai dengan  standard an kualitas yang kami miliki,” ujar Frans. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close