BUMD

Cegah Penyebaran Covid-19, PT Food Station Pasang Wastafel Portabel dan Bilik Disinfektan di PIBC  

karyawan di pergudangan milik PT Food Station mencuci tangan saat istirahat kerja (Sumber foto : dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – PT Food Station Tjipinang Jaya mulai memasang wastafel portable dan disinfektan chamber atau bilik disinfektan sesuai arahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Direktur Operasional PT Food Station Frans M Tambunan mengatakan, wastafel portable dan bilik disinfektan tersebut dipasang di area Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan area Pergudangan.

“kami pasang 7 unit wastafel portabel dan 4 unit bilik disinfektan yang disebar di area Pasar Induk Beras Cipinang dan area pergudangan. Semuanya dipasang sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran virus corona,” ujar Frans.

Berbagai langkah pencegahan tersebut lanjut Frans dilakukan untuk memastikan Pasar Induk Beras Cipinang beroperasi normal dengan kewaspadaan di tengah meluasnya penyebaran virus corona.

Sekedar informasi sebelumnya PT Food Station juga sudah membuat himbauan dengan spanduk maupun banner yang disebar ke beberapa titik di PIBC. Tak lupa informasi pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) juga dilakukan dengan melalui media sosial dan surat edaran kepada para pedagang.

PT Food Station juga melakukan penyesuaian jam kerja mulai tanggal 16 Maret 2020. Jam kerja kantor yang awalnya 08.00 sd 17.00 WIB kini berubah menjadi 08.00 sd 15.00 WIB. Untuk pegawai pasar, gudang dan produksi jam kerja ditentukan sesuai kebutuhan. Sedangkan waktu operasional kegiatan perdagangan di PIBC tetap beroperasi selama 24 jam.

Selain itu, PT Food Station menerapkan tingkat kewaspadaan dini dengan menerapkan penggunaan masker dan penggunaan hand sanitizer untuk kebersihan tangan, serta penyemprotan ruang kerja dengan disinfektan yang dilakukan pada selasa.

Perusahaan juga menyediakan hand sanitizer, disetiap pintu masuk dilakukan pemeriksaan suhu badan dengan thermo gun (thermo meter digital) kepada karyawan dan pedagang.

“Bagi karyawan maupun pedagang dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celcius diminta untuk menuju ke pelayanan kesehatan. Kami berharap melalui upaya yang telah kami lakukan tersebut dapat meminimalisir penyebaran virus covid-19″, tandas Frans. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close