BUMD

Cek Pasokan Beras Jelang Akhir Tahun, Sandiaga Kunjungi Food Station

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyimak penjelasan oprasional mesin pengemasan beras milik PT Food Station Tjipinang Jaya dari Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi, Sabtu, 25 November 2017. (Dok Food Station)

Jakarta Review, Jakarta – Dalam rangka memastikan ketersediaan pasokan beras dan gula jelang akhir tahun khususnya jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno Sabtu (25/11/2017) mengunjungi pabrik pengemasan  beras dan gula milik PT Food Station Tjipinang Jaya di Jalan Pisangan Selatan, Jakarta Timur.

Turut hadir menyertai Sandi, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Santoso, Asisten Sekda Bidang Perekonomian Franky Mangatas Panjaitan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta Darjamuni, Kepala Biro Perekonomian Sri Haryati, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin dan Direktur Utama PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati.

Rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi dan jajaran direksi lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sandiaga sempat menggelar rapat bersama Sekda Saefullah dan Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi. Usai rapat, Sandiaga menyempatkan melihat proyek infrastruktur jalan di Pasar Induk yang juga berada di kawasan kantor PT Food Station Tjipinang Jaya. Baru kemudian bertolak ke pabrik beras.

Di pabrik, Sandiaga menyempatkan diri merasakan nasi dari beras produksi PT Food Station Tjipinang Jaya yang bernama Setra Wangi. Sandiaga lalu berkeliling pabrik didampingi oleh Arief. Mesin per mesin dilihat Sandiaga. Mulai dari mesin penggilingan beras sampai mesin pengepak gula.

Sandiaga memastikan pasokan beras dan gula sampai akhir tahun cukup. Tak hanya pasokan, untuk harga dua bahan pokok itu juga dipastikan stabil.

“Saya ucapkan apresiasi kepada Food Station dan tim pangan yang sudah memastikan kesiapan pangan kita menghadapi Natal dan tahun baru. Itu jadi semuanya dalam kondisi siaga dan stok cukup, harga akan stabil,” terang Sandiaga.

Sandiaga mengatakan pencabutan penyertaan modal daerah (PMD) untuk PT Food Station Tjipinang Jaya tak berpengaruh terhadap pasokan pangan. Karena pangan, lanjut dia, merupakan kebutuhan utama.

“Ini adalah bentuk inovasi. Kita harapkan ke depan Food Station fokusnya adalah memastikan pangan itu cukup stoknya. Memastikan harga stabil, jalur distribusinya dari hulunya itu baik dan ada PD Pasar Jaya di sini untuk hilirnya. Kita pastikan pangan menjadi prioritas utama,” papar Sandiaga. (win)

 

Tags

Artikel Terkait

Close