BUMD

Dukung Implementasi PSBB Ketat Jakarta, Food Station Sesuaikan Jam Operasional Perusahaan 

Rapat internal untuk memutuskan penyesuaian jam operasional di Food Station untuk mendukung keputusan Gubernur DKI Jakarta Snies Baswedan yang kembali memberlakukan PSSB Ketat di Jakarta. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – PT Food Station Tjipinang Jaya selaku BUMD Pangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung pelaksanaan  pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat yang diputuskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 19 Tahun 2021.

Dalam kepgub yang ditandatangani Anies pada 7 Januari 2021 tersebut, disebutkan jangka waktu PSBB mengikuti kegiatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, yakni 11-25 Januari 2021.

Pembatasan aktivitas selama PSBB tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021.

“Menetapkan Pemberlakuan, Jangka Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah Pembatasan Sosial Berskala Besar sejak tanggal 11 Januari 2021 sampai dengan tanggal 25 Januari 2021,” demikian diktum kesatu Kepgub DKI Jakarta Nomor 19 Tahun 2021.

Sekretaris Perusahaan PT Food Station Tjipinang Jaya Suratmin Suria Wijaya mengatakan, menindakpanjuti keputusan Gubernur DKI Jakarta tersebut, Food Station mengambil langkah-langkah penyesuaian. Adapun bentuk penyesuaian yang dilakukan antara lain pengurangan jam operasional kantor dan jumlah pekerja yang aktif di kantor, gudang dan bagian produksi.

Berbagai bentuk penyesuaian tersebut lanjut Suratmin dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid 19 di lingkungan kerja dan di lingkungan Pasar Induk Beras Cipinang tersebut diputuskan melalui rapat internal yang melibatkan Sekretaris Perusahaan, Kepala Bagian HRD dan Kepala Pasar Induk Beras Cipinang dan sejumlah pihak terkait lainnya. Dan yang paling penting hasil rapatnya sudah disetujui oleh Direktur Utama PT Food Station Pamrihadi Wiraryo.

Penanggung Jawab Satgas Covid-19 di Food Station ini menambahkan berbagai bentuk penyesuaian tersebut mulai berlaku, Selasa 12 Januari hingga 25 Januari 2021.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Pasar Induk Beras Cipinang Herry Awal Fajar membenarkan kebijakan penyesuaian jam operasional tersebut.

“Singkatnya kami telah mengambil kebijakan berupa Operasional Jam kantor yang diatur sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid 19,” ujar Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Food Station ini.

Related Articles

Back to top button