BUMD

Dukung Jakarta Destinasi Wisata Halal, Bank DKI Bentuk Layanan Keuangan Berskim Syariah

Petugas Bank DKI Syariah sedang melayani nasabah di Kantor Layanan Syariah Bank DKI Matraman, Jakarta Timur, Rabu (27/11/2019). (dok:Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Bank DKI menyatakan siap mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong Jakarta sebagai destinasi wisata halal. Melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI, dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk layanan keuangan berskim Syariah. Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah, Babay Parid Wazdi, menjelaskan, layanan keuangan berskim Syariah mendukung berbagai keperluan perbankan dari pelaku industri pariwisata halal seperti JakQR, JakOne Mobile, dan JakCard.

“UUS Bank DKI memiliki berbagai produk mulai dari berbagai dana pihak ketiga ataupun pembiayaan untuk keperluan modal kerja ataupun pengembangan usaha,” ujar Babay dalam keterangan resmi, Rabu (27/11/2019).

Babay mengatakan, langkah yang dilakukan UUS Bank DKI dalam mendukung destinasi halal berupa penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama. Kesepakatan yang terjalin ini tentang jaminan produk halal dan pengembangan kelembagaan.

“Kami siap membantu proses sertifikasi halal dan mendukung sistem pembayaran,” katanya. Sejauh ini UUS Bank DKI telah menyediakan produk dan layanan perbankan dalam berbagai komponen industri halal, termasuk tour dan travel yang menyediakan pariwisata halal.

Di sektor keuangan syariah, lembaganya telah menyalurkan kredit dalam bentuk pembiayaan modal kerja linkage kepada berbagai pihak seperti Koperasi Syariah, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Pegadaian Syariah, Multifinance Syariah, UMKM dan para supplier BUMD DKI Jakarta.

Nantinya, Babay menyakini bahwa industri halal akan semakin terus berkembang. Mengingat, jumlah muslim yang dominan di Indonesia dan semakin tingginya kesadaran gaya hidup halal pada umat muslim menjadi peluang bisnis menjanjikan. “Mereka juga lebih memilih produk halal di pangan, keuangan, pariwisata, fashion, pendidikan, pelayanan medis hingga kesenian dan budaya,” katanya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close