BUMD

Ingin Tingkatkan Kapasitas SDM, PD Dharma Jaya Luncurkan Perpustakaan Digital

Direktur Utama PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Dalam rangka mengembangkan sikap kreatif dan inovatif untuk terus berkembang, Manajemen PD Dharma Jaya meluncurkan Perpustakaan Digital (E-Library), Jumát 9 Oktober 2020.

Direktur Utama PD Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan perpustakaan digital ini memang diperuntukkan untuk teman-teman di PD Dharma Jaya agar bisa update segala sesuatu tentang peraturan, budaya kerja, dan informasi lain baik peraturan gubernur, peraturan daerah dan pengetahuan-pengetahuan lain dari buku-buku terkait usaha PD Dharma Jaya.

“E-Library ini akan berfungsi sebagai pusat informasi dalam rangka peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan pegawai PD Dharma Jaya,” kata Direktur Utama PD Dharma Jaya Raditya Endra Budiman.

Sebagai awal lanjut Raditya, materi-materi yang ada di E-Library akan disesuaikan dengan operasional perusahaan, dengan fitur-fitur antara lain buku-buku tentang pemasaran, produksi dan logistik, peternakan sapi dan RPH, teknologi informasi kepemimpinan dan pengembangan diri, keuangan dan akuntansi, organisasi dan SDM, Penelitian dan Pengembangan, dan lain-lain.

Selain itu akan ada juga koleksi buku tentang peraturan internal, surat keputusan direksi, SOP PD Dharma Jaya, pengadaan barang dan jasa, peraturan eksternal yang memuat tentang GCG, CSR, Pangan, BUMD, Tingkat kesehatan, ketenagakerjaan, berbagai materi pelatihan dan turorial serta indeks yang memuat daftar materi dalam E-Library sehingga memudahkan untuk melakukan penelusuran.

Raditya menambahkan sementara ini E-Library hanya diperuntukkan untuk pegawai internal PD Dharma Jaya dan dapat diakses dari lingkungan kantor yang ada di Pulo Gadung, Cakung dan Kapuk melalui jaringan internet perusahaan atau dari luar lingkungan kantor melalui browser seperti Firefox atau Chrome.

Terakhir untuk pengamanan, akses file tertentu menggunakan pasword yang dapat ditanyakan kepda Unit Teknologi Informasi atau Bidang Umum perusahaan.

“Untuk saat ini memang sudah dilaunching, tapi masih dikembangkan terus, dan sementara masih untuk kalangan internal. Kedepan akan dikembangkan untuk umum namun akan kami pastikan hak ciptanya dulu,” pungkasnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close