BUMD

Jelang Tahun Baru, Kantor Pusat PT Food Station Hadir dengan Tampilan Baru  

Dua orang pengendara sepeda motor melintas di depan Kantor Pusat PT Food Station Tjipinang Jaya di bilangan Pisangan Lama Jakarta Timur. (dok:win/jakrev)

Jakarta Review, Jakarta – Menyambut spirit baru menjelang pergantian tahun 2019, Manajemen PT Food Station Tjipinang Jaya merenovasi gedung kantor pusat perusahaan yang sejak berdiri tidak pernah direnovasi secara berarti.

Didominasi dengan warna hijau yang merupakan warna korporat, kini tampilan luar Gedung Kantor Pusat BUMD Pangan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tersebut berubah drastis menjadi lebih modern dan enak dipandang mata (eye catching).

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengatakan pihaknya sejak beberapa bulan lalu memang sudah memulai proyek renovasi Kantor Pusat PT Food Station Tjipinang Jaya.

“Proyek renovasi kantor pusat dilaksanakan berdasarkan RKAP tahun 2019 dengan sepenuhnya menggunakan anggaran interal perusahaan,” ujar Arief.

Arief menambahkan renovasi kantor pusat ini dilakukan karena kondisi fisik bangunan baik eksterior dan interior sudah berusia puluhan tahun dan belum pernah direnovasi yang berarti sejak pertama kali dibangun.

Selain itu lanjut Arief renovasi juga diperukan untuk menyesuaikan peningkatan jumlah SDM yang terus bertambah seiring dengan kemajuan yang diraih perusahaan.

“Nah dengan kondisi objektif seperti itulah renovasi kantor pusat ini menjadi diperlukan. Singkatnya melalui renovasi ini, kami ingin karyawan dan stakeholder yang menjadi mitra perusahaan menjadi nyaman saat beraktifitas di kantor PT Food Station,” tutur Arief.

Diluar dua alasan tersebut ada alasan lain yang tak kalah penting yaitu ketersediaan dana perusahaan.

“Tanpa ketersediaan dana, kami nggak mungkin melaksanakan kegiatan renovasi ini, karena nggak mungkin kami meminta PMD untuk membiayai proyek renovasi seperti ini,” ungkap Arief .

Penambahan Fasilitas Baru

Melalui renovasi kantor pusat ini, nantinya akan ada penambahan sejumlah fasilitas baru yang sebelumnya ada pada saat kantor belum direnovasi. Sejumlah fasilitas tersebut antara lain penambahan jumlah ruang rapat, perbaikan kondisi tempat ibadah (mushola), pembuatan dealing room, pembuatan kantor jaga untuk petugas keamanan, pembuatan ruang receptionist dan seterusnya.

“Sejumlah penambahan fasilitas baru tersebut, melengkapi beberapa perbaikan yang dilakukan terhadap kondisi ruangan yang terdahulu,” jelas Arief.

Namun demikian renovasi kantor pusat ini dilakukan juga seiring dengan proyek revitaliasasi Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) yang sudah lebih awal dilakukan oleh manajemen secara bertahap. Dengan demikian ini sekaligus membuktikan bahwa manajemen PT Food Station punya kepedulian yang sangat tinggi terhadap nasib pelaku ekonomi yang ada di PIBC.

Dikatakan Arief, pihaknya tidak ingin dikatakan hanya peduli terhadap perbaikan kondisi gedung kantor pusat saja. Karena itu sebelum memulai proyek renovasi kantor pusat, kami sudah lebih dulu memulai proyek revitalisasi PIBC.

“Kalau kami nggak peduli terhadap pedagang, nggak mungkin kami mengerjakan Proyek Revitalisasi PIBC yang tujuan utamanya memperbaiki sarana dan prasarana penunjang pedagang yang ada di PIBC. Apalagi Revitalisasi PIBC membutuhkan anggaran yang jumlahnya sangat besar hingga ratusan miliar. Itu makanya proyeknya dilakukan secara bertahap seiring dengan kemampuan anggaran perusahaan,” tandas Arief. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close