BUMD

Perkuat Ketahanan Pangan, Food Station Rangkul ASN Walikota Jakarta Utara

Direktur Operasional dan Bisnis PT Food Station Tjipinang Jaya, Andre Maulana yang hadir bersama Kepala Seksi Pengadaan Irma, Kepala Seksi Pasar Tradisional Davidson dan Kepala Seksi Humas Sugito Wibowo berfoto bersama usai memberikan paparan kepada sejumlah perwakilan ASN Jakarta Utara. (dok: Istimewa) 

Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara bersinergi dengan PT Food Station Tjipinang Jaya dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan melalui program beras ASN Pemprov DKI Jakarta. Plt. Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Suroto menghimbau kepada ASN Jakarta Utara untuk berpartisipasi dalam pemanfaatan beras ASN di setiap bulannya.

“Program beras ASN yang difasilitasi Food Station (FS) mendukung ketersediaan pemenuhan bahan pokok para pegawai. Apalagi untuk mendapatkan pasokan beras FS terbilang cukup mudah bisa dibeli di Alfamart terdekat dengan harga yang terjangkau,” ungkap Suroto saat beraudiensi dengan jajaran PT Food Station Tjipinang Jaya di Ruang VIP, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (8/4).

Sementara itu, Direktur Operasional dan Bisnis PT Food Station Tjipinang Jaya, Andre Maulana yang hadir bersama Kepala Seksi Pengadaan Irma, Kepala Seksi Pasar Tradisional Davidson dan Kepala Seksi Humas Sugito Wibowo mengharapkan penyerapan beras bagi ASN Pemprov DKI Jakarta dapat terus meningkat.

“Saat ini, angka serapan program beras ASN DKI Jakarta sekitar 22%. Untuk ASN di lingkungan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Utara kontribusi pangannya mencapai 42%,” ujarnya.

Ia berharap melalui penguatan sinergi dengan UKPD di wilayah dapat memaksimalkan penyerapan program beras ASN.

“Program ini adalah transformasi penyediaan beras PNS pada zaman dulu dimana setelah menerima gaji mereka akan membawa pulang beras kerumah. Sekarang berkolaborasi menyiapkan beras dan memanfaatkan pihak swasta yang jaringannya luas seperti Alfamart. Kemudian akan menerapkan digitalisasi melalui Alfagift sehingga ASN hanya menunjukan itu dengan metode cashless,” terangnya.

Untuk menjadi peserta program beras, terlebih dahulu ASN harus mengisi form dan mencantumkan jumlah paket beras yang dibutuhkannya.

“Sesuai dengan standar Kementerian Pertanian, FS Setra Wangi diberikan label beras premium dengan tekstur bulat dan wangi. Setiap ASN perbulannya bisa memperoleh minimal dua karung beras Setra Wangi Premium ukuran 5 Kg sehingga totalnya 10 Kg dan maksimal 20 Kg,” pungkas Andre.

Back to top button