BUMD

PT Food Station Raih 2 Penghargaan di Acara GRC Summit 2019

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi ditemani Direktur Operasional Frans Tambunan dan Direktur Keuangan Thomas Hadinata serta Komisaris Masrokhan berfoto bersama 2 trophy Top GRC Award, Kamis, 22 Agustus 2019. (Dok: Humas FS)

Jakarta Review, Jakarta – Menerapkan Tata Kelola Manajemen Risiko yang baik untuk menopang operasional perusahaan, PT Food Station Tjipinang Jaya berhasil dinobatkan sebagai Top GRC 2019 #4 Stars Top Most Commited GRC Leader 2019 atas nama Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi di acara GRC Summit 2019 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta pada Kamis 22 Agustus 2019.

Sekedar informasi kegiatan TOP GRC 2019, diselenggarakan oleh Majalah Top Business. Dalam hal ini, majalah tersebut bekerja sama dengan beberapa asosiasi/lembaga konsultan bisnis, manajemen, dan GCG seperti Asia Business Research Center, PT Sinergi Daya Prima, PT Dwika Consulting, dan Melani K Harriman & Associate.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengapresiasi penghargaan yang diterima oleh perusahaannya di ajang yang sangat prestisius seperti GRC Summit 2019.

Menurutnya selama ini PT Food Station Tjipinang Jaya selalu menerapkan Tata Kelola Manajemen Risiko yang baik untuk menopang operasional perusahaan yang berkelanjutan.

“Kami selalu berkomitmen menerapkan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) guna mewujudkan bisnis berkelanjutan,” ujar Arief.

PT Food Station lanjut Arief juga mengedepankan prinsip integritas dalam perusahaan. Dan prinsip ini berlaku tanpa kecuali bagi semua karyawan di PT Food Station baik karyawan biasa hingga jajaran direksi hingga komisaris.

“Karyawan yang kurang pintar masih bisa dilatih dan dididik, tetapi karyawan yang tak berintegrtas itu nggak bisa diobati, karena itu kami menerapkan zero tolerance dalam pelanggaran prinsip integritas. Bagi yang melanggar pilihannya hanya satu yakni dikeluarkan dari perusahaan,” ungkap Arief.

Dengan menerapkan zero tolerance dalam pelanggaran integritas tersebut, PT Food Station kini berkembang dengan sangat pesat. Produk berlabel FS dari BUMD Pangan Jakarta ini pun kini mudah ditemui di pasar tradisional hingga pasar modern. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close