BUMD

PT Food Station Siap Gelar Operasi Pasar

Kantor PT Food Station Tjipinang Jaya pengelola tunggal pasar induk beras cipinang. (istimewa)

Jakarta Review – Untuk tetap menjaga kestabilan harga Beras di DKI Jakarta PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan Jakarta, merasa perlu mengajukan Operasi Pasar kepada Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta.

Direktur Operasional FSTJ Frans M. Tambunan mengatakan pihaknya mengajukan operasi pasar karena dalam tiga bulan terakhir harga beras rata-rata telah naik hingga hinga 10 persen. Terakhir kenaikannya bahkan sudah menyentuh angka 10,3 persen.

“Nah secara aturan, kondisi kenaikan tersebut membolehkan kami untuk menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga beras,” ujarnya kepada Jakarta Review.

Ia menuturkan Gubernur DKI Jakarta telah menyetujui pengajuan 75.000 ton beras CBP untuk Operasi Pasar melalui PT Food Station Tjipinang Jaya di Pasar Induk Beras Cipinang.

“Sekarang tinggal menunggu persetujuan resmi dari Menteri Perdagangan,” tuturnya.

Frans menambahkan rencananya cadangan beras pemerintah (CBP) dari Bulog tersebut akan digunakan secara bertahap untuk Operasi Pasar dari September 2017 hingga Maret 2018 dan dipakai hanya jika diperlukan saja. Artinya jika kondisi harga beras telah stabil, kami bisa saja menghentikan operasi pasar tersebut.

“Kita terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan TPID (Tim Pengendali In­asi Daerah Jakarta). Saat ini Pemerintah memiliki stok yang cukup untuk menjaga stabilnya harga beras dan pasokan,” tandasnya. (win)

Related Articles

Back to top button