BUMD

Sesuaikan Aturan PPKM, Taman Impian Jaya Ancol Terapkan Pembatasan Pengunjung dan Pembatasan Fisik

Menyesuaikan dengan PPKM yang ditetapkan pemerintah, Manajemen Ancol terapkan pembatasan pengunjung dan pembatasan fisik. (dok: Istimewa) 

Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah Pusat telah menetapkan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali mulai 11 – 25 Januari 2021. PPKM mirip dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang selama ini berlaku, tetapi dengan sejumlah ketentuan baru untuk membatasi aktivitas masyarakat. PPKM/PSBB akan membatasi sejumlah kegiatan, dari bekerja, beribadah, bersekolah, hingga wisata.

Minindaklanjuti kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pergub Nomor 3 tahun 2021 dan SK Kepala Dinas Pariwisata dan Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 16 tahun 2021, mengatur  pemberlakuan pembatasan kapasitas dan jam opersional pada sektor usaha pariwisata. Dalam hal ini, Manajemen Taman Impian Jaya Ancol sebagai pengelola kawasan wisata terpadu di Jakarta, turut mendukung kebijakan tersebut.

Berikut hal-hal penting yang perlu diketahui dan dilaksanakan saat berekreasi di kawasan Taman Impian Jaya Ancol:

  1. Wajib Beli Tiket Online- Pembelian tiket Gerbang Ancol dan unit rekreasi yang ada di dalamnya WAJIB dilakukan secara daring/ online melalui www.ancol.com. Selagi kuota masih tersedia, pengunjung bisa langsung membeli tiket tersebut, namun jika kuota sudah penuh pada saat kedatangan dapat melakukan penjadwalan ulang
  1. Pembatasan Kuota 25% dan Jam Operasional – Sesuai dengan SK DisparekrafNomor 16 tahun 2021 diatur kuota pengunjung kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol yaitu maksimal kapasitas 25% dan jam operasional mulai pukul 05.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.
  1. Penerapan 3M dan Pengaturan Jaga Jarak – Manajemen Taman Impian Jaya Ancolmewajibkan kepada seluruh pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu Menggunakan standar masker bedah, dan masker standar kain dua lapis sesuai yang ditentukan dalam Pasal 3 ayat (1) Pergub Nomor 3 Tahun 2021, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan setelah beraktivitas. Selain itu Manajemen Ancol juga telah membuat pembatas jarak pengunjung di seluruh unit rekreasinya seperti di kawasan Pantai melalui pembatas duduk bagi pengunjung yang dibuat dalam kotak khusus, lalu Dunia Fantasi, Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol dengan pembatasan jarak di jalur antrian dan pertunjukan. Tidak hanya di kawasan rekreasi, Manajemen Ancol juga menerapkan jaga jarak dan pembatasan kapasitas di seluruh restoran yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.
  1. Penegakan Aturan Bersama Tiga Pilar – Dalam melakukan penegakan kedisiplinanpengunjung, mitra dan karyawan di kawasan Ancol, Manajemen bekerjasama dengan Satpol PP, TNI dan Kepolisian untuk melakukan patroli dan himbauan serta sanksi kepada pengunjung dan mitra yang terdapat pelanggaran protokol kesehatan. Sanksi tersebut berupa kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum, atau denda
  1. Pengecekan suhu- Saat kedatangan, pengunjung akan dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh petugas, jika diatas 37.3 derajat celcius maka diminta menjadwalkan ulang

Teuku Sahir Syahali, Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol mengutarakan bahwa seluruh peraturan tersebut telah diterapkan oleh Manajemen sejak dibukanya kembali kawasan wisata Ancol setelah penerapan masa PSBB dan terus dititingkatkan penerapan kedisplinannya.

“Kami berharap seluruh pengunjung yang berwisata ke Ancol dapat mendukung peraturan tersebut dengan tetap displin mejalankan protokol kesehatan dan ketentuan yang telah dibuat oleh Manajemen” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis 14/1.

Jadi mari kita tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar dapat berekreasi dengan aman dan nyaman serta Senang Selamat Bareng Bareng. Salam sehat dari Ancol!

Related Articles

Back to top button