BUMD

Stok Beras di Pasar Induk Beras Cipinang Dipastikan Aman Jelang Ramadhan

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – PT. Food Station Tjipinang Jaya sebagai BUMD pangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) masih aman menjelang Ramadhan.

Hal tersebut diutarakan oleh Direktur Utama PT. Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo pada acara Balkoters Talk bertema ‘Stabilitas Pangan Jelang Ramadan’, Jakarta, Kamis (25/3).

Pamrihadi mengungkapkan, indikasi stok pada bulan Maret meningkat 4-5 persen dibandingkan di bulan Januari atau Februari.

“Stok yang ada di pasar induk ada kenaikan sekitar lima persen dibandingkan rata-rata stok pada bulan-bulan sebelumnya,” ujar  Pamrihadi.

Menurutnya kenaikan stok beras ini disebabkan oleh stabilnya pasokan dari daerah produksi  ke Pasar Induk Beras Cipinang. Adapun mengenai harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang relatif masih stabil dan tidak terpengaruh  wacana impor beras. Apalagi pedagang juga sudah mulai mempersiapkan stok dalam menghadapi permintaan menjelang Ramadan.

“Rata-rata harga di bulan Maret ini turun sekitar satu sampai dua persen dibanding  Januari dan Februari 2021,” ungkapnya.

Lebih lanjut Pamrihadi menambahkan, pihaknya memiliki early warning system atau indikasi awal kebutuhan stok beras.

Dia memastikan, harga beras dan pangan lainnya relatif masih stabil.

“Nah saat ini, harganya Rp10.200 untuk yang premium, kemudian medium Rp8.600. Di dashboard paling bawah menggambarkan seluruh barang yang masuk ke dalam PIBC 60 persen didistribusikan di DKI sisanya di kirim ke Jabotabek lainnya,” tandasnya.

Related Articles

Back to top button