BIROKRASI

60.000 Tenaga Kesehatan dan 20 Tokoh Masyarakat di Jakarta Akan Divaksin Pada 15 Januari

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. (dok: Istimewa) 

Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku telah menerima sebanyak 120.040 dosis vaksin Sinovac untuk tahap pertama. Vaksin ini akan disuntikan kepada para tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat sebagai sasaran penerima tahap pertama.

“Kami menyiapkan dulu 60.000 tenaga kesehatan yang kita berikan suntikan vaksin di tahap awal ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, Selasa (12/1/2021) malam.

Widyastuti mengatakan, total tenaga kesehatan yang ada di Jakarta sebanyak 131.000 orang yang berada di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit vertikal, rumah sakit TNI-Polri, rumah sakit umum daerah, puskesmas dan semua faskes yang masuk dalam sistem. Namun, yang disuntik vaksin tahap bertahap baru 60.000 tenaga kesehatan yang telah memenuhi kriteria penerima vaksin.

“Ini nanti yang disuntik pada Jumat, tanggal 15 Januari. Untuk tahap berikutnya rencananya pada Februari 2020,” tutur dia.

Selain 60.000 tenaga kesehatan, kata Widyastuti, vaksin tahap pertama akan disuntik kepada 20 orang tokoh masyarakat di Jakarta. Penyuntikan kepada tokoh masyarakat ini untuk memberikan teladan kepada masyarakat agar tidak khawatir dan takut disuntik vaksin Covid-19. Widyastuti belum menyebutkan secara detail ke-20 tokoh masyarakat yang divaksin tahap pertama.

“Secara garis besar tokoh masyarakat tersebut mulai dari tokoh birokrat, tokoh masyarakat, organisasi profesi, itu yang akan sesuai dengan kebijakan di tingkat pusat,” ungkap dia.

Dengan demikian total penerima vaksin Covid-19 tahap pertama di Jakarta sebanyak 60.020 orang. Masing-masing penerima akan disuntikan dua dosis vaksin Covid-19 secara bertahap dalam 2 minggu di Januari 2021 sehingga total vaksin Sinovac yang akan disuntikan sebanyak 120.040 dosis.

“Kami menerima 120.040 dosis vaksin dan sesuai dengan arahan Bapak Menteri Kesehatan bahwa harus dipastikan 120.040 dosis tersebut aman diberikan untuk 2 kali pemberian. Jadi vaksin Sinovac ini diberikan 2 kali kepada satu orang,” pungkas Widyastuti.

Sumber: BeritaSatu.com

Related Articles

Back to top button