BIROKRASI

DPMPTSP DKI Masuk Jajaran Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik KemenPAN-RB

Petugas PTSP sedang memberikan penjelasan kepada pengunjung Mal Kelapa Gading yang mampir di stand PTSP. (Dok DPMPTSPDKI)

Jakarta Review, Jakarta – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta kembali menuai prestasi membanggakan. Kali ini salah satu inovasi layanannya masuk dalam jajaran Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 Versi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dalam judul proposal inovasi pelayanan publik “PTSP Goes to Mall, Sinergi Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat.” Penetapan ini secara resmi diumumkan dalam website sinovik.menpan.go.id dengan sebelumnya termaktub dalam Pengumuman Tim Panel Independen Nomor 001/TPI.06/2018 tanggal 8 Juni 2018.

Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi menyampaikan terima kasih kepada Warga Jakarta atas kepercayaan yang diberikan dalam mengurus perizinan dan non perizinan serta partisipasi pihak swasta dalam menyukseskan kegiatan Government Branding pada “PTSP Goes To Mall”

“Alhamdulillah, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta kembali menuai prestasi dengan masuk dalam jajaran Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 dari KemenPAN-RB atas inovasi layanan PTSP Goes to Mall yang terselenggara dengan baik, berkat sinergi yang terjalin antara pemerintah, pihak swasta dan masyarakat. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi pihak swasta dalam kegiatan “PTSP Goes to Mall” serta kepada seluruh masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan kepada layanan yang dihadirkan Pemprov DKI Jakarta,” ungkap Edy Juaedi dalam keterangan resminya yang diterima Jakarta Review.

Tatanan baru Warga Ibu Kota dihadapkan pada tantangan global yang dipicu oleh kemajuan di bidang ilmu pengetahuan, informasi, komunikasi, transportasi, investasi dan perdagangan. Oleh sebab itu, penyelenggara pelayanan publik harus bekerja keras untuk memberikan pelayanan publik yang prima dalam rangka memenuhi Kebutuhan Dasar dan Hak Sipil setiap Warga Negara. Akan tetapi, keterbatasan waktu Warga Jakarta dalam mengakses pelayanan publik menjadi tantangan tesendiri bagi pemerintah dalam menghadirkan pelayanan di tengah masyarakat.

Terkait hal tersebut, lanjut Edy, pihaknya mengambil langkah inovatif “PTSP Goes To Mall” untuk semakin memudahkan dan mendekatkan layanan kepada masyarakat sehingga mereka tidak enggan mengurus keperluan administrasi perizinan dan non perizinan. Sekaligus, mengedukasi warga mengenai berbagai inovasi layanan yang dihadirkan oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.

“PTSP Goes to Mall, merupakan salah satu program inovasi yang diselenggarakan oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dalam rangka percepatan pelayanan dan memberikan kemudahan masyarakat dalam mengurus perizinan dan non perizinan. Kami memahami bahwa warga Ibu Kota mayoritas memiliki kesibukan yang padat di hari kerja sehingga mungkin tidak sempat datang ke kantor Pemerintahan Kelurahan, Kecamatan, Kota dan Provinsi. Untuk itu, kami hadir di pusat- pusat perbelanjaan pada hari kerja dan juga di akhir pekan,” terang Edy.

Adapun alasan yang melandasi pemilihan Mall/ Pusat Perbelanjaan sebagai lokasi penyelenggaraan program ini adalah karena Mall merupakan tempat aktivitas ekonomi dan bisnis yang tinggi. Beragam produk untuk memenuhi kebutuhan hidup bahkan sarana hiburan dapat dengan mudahnya kita jumpai di Mall. Sehingga selain berbelanja dan mencari hiburan pengunjung juga mendapatkan pelayanan prima dari DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, antara lain: pengurusan perizinan dan non perizinan secara langsung bagi pemohon yang sudah membawa berkas persyaratan yang dibutuhkan, konsultasi mengenai perizinan dan non perizinan baik pengenalan produk izin/ non izin, prosedur pengajuan izin/ non izin, hingga melakukan pengaduan yang dapat direspon dan ditindaklanjuti oleh pejabat yang berwenang.

“Dengan seluruh inovasi layanan yang diberikan kami berharap dapat memperbaiki iklim berusaha di Jakarta, khususnya dalam meningkatkan peringkat Ease of Doing Business (EoDB) Indonesia vesi World Bank. Lebih lanjut, kegiatan ini juga merupakan upaya Pemprov. DKI Jakarta dalam membangun citra positif dan melunturkan stigma negatif tentang birokrasi di Jakarta,” papar Edy.

Sementara itu, Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik merupakan kegiatan seleksi, penilaian, dan pemberian penghargaan yang diberikan kepada inovasi jenis pelayanan publik yang dilakukan oleh KemenPAN-RB dalam rangka mendorong tumbuhnya inovasi pelayanan publik dari Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang dilaksanakan setiap tahun dengan landasan hukum Peraturan Menteri PAN-RB Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Pedoman Inovasi Pelayanan Publik.

Berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2018 mengusung tema “Nawa Cita dan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”, berdasarkan pengumuman Tim Panel Independen telah terekam sebanyak 2.824 proposal Inovasi Pelayanan Publik di Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik), setelah melakukan seleksi administrasi, penilaian oleh Tim Evaluasi dan pembahasan secara intensif, Tim Panel Independen menentukan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 melalui Pengumuman Nomor 001/TPI.06/2018, yang diurutkan sesuai abjad per kategori instansi, salah satunya proposal inovasi pelayanan publik milik Pemprov. DKI Jakarta “PTSP Goes To Mall”.

Setelah diumumkan, masyarakat/publik diberikan kesempatan untuk memberikan opini/dukungan/keberatan terhadap Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tersebut sampai batas waktu yang telah ditentukan yaitu s.d. tanggal 21 Juni 2018, Kemudian akan dilakukan tindak lanjut terhadap penilaian masyarakat atau penilaian pada tahap selanjutnya untuk diurutkan berdasarkan nilai, yang pada akhirnya ditetapkan dengan Keputusan Menteri PAN-RB.

Inovasi layanan ‘PTSP Goes To Mall’ telah berlangsung sejak Oktober tahun 2015 lalu dan sepanjang tahun 2017 telah bekerja sama dengan lebih dari 29 Mall/Pusat Perbelanjaan di Jakarta dengan jumlah pengunjung berkisar 50 orang per hari. salah satunya pada PTSP Goes to Mall akhir pekan (Jumat s.d. Minggu) dengan mengusung tema tertentu yang dilaksanakan pada bulan Oktober di Summarecon Mal Kelapa Gading bertemakan “Berani Bersatu” dengan total 833 pengunjung dan awal November di AEON Mall Jakarta Garden City bertemakan “Birokrat Jaman Now” dengan total 783 pengunjung serta di Senayan City bertemakan “Kearifan lokal Betawi” pada akhir November dengan total 591 pengunjung. Dengan kesuksesan kegiatan tesebut, Edy menegaskan bahwa PTSP Goes to Mall akan kembali diadakan dalam waktu dekat di pertengahan tahun 2018 ini demi memberikan pelayanan yang berkesinambungan. Dan meminta dukungan berbagai pihak agar inovasi layanan ini dapat menduduki peringkat teratas dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik pada Keputusan Menteri PAN-RB.

“Keberlanjutan proyek inovasi Program Komunikasi Masyarakat ‘PTSP Goes to Mall’ tentunya perlu terus dilakukan guna mewujudkan pelayanan publik yang prima di Jakarta. Diharapkan proyek inovasi ini dapat menginspirasi, menjadi contoh, dan dapat ditransfer/ditiru melalui transfer pengetahuan dan pengalaman oleh penyelenggara pelayanan publik lainnya di Indonesia, untuk itu kami mohon dukungan berbagai pihak pada tahapan penilaian selanjutnya, agar kelak ‘PTSP Goes To Mall’ dapat menduduki peringkat teratas dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang akan ditetapkan oleh Keputusan Menteri PAN-RB dalam waktu dekat” demikian ujar Edy. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close