
Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membangun Transit Oriented Development (TOD) di Dukuh Atas, Jakarta Pusat. TOD ini akan dibangun diatas lahan eks Pasar Blora, Jalan Kendal, Menteng, Jakarta Pusat.
Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno mengatakan TOD pertama di kawasan Dukuh Atas yang dibangun atas inisiasi Pemprov DKI ini siap diluncurkan pada akhir Januari.
“Kita sudah mendapatkan laporan dari MRT Jakarta, TOD pertama di Dukuh Atas dinyatakan siap untuk diluncurkan kira-kira akhir Januari,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (16/1) malam.
Saat ini, pihaknya masih menentukan tanggal sambil berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Koordinasi perlu dilakukan untuk memastikan kelancaran groundbreaking (pemancangan tiang pertama) TOD tersebut.
Ia mengharapkan dengan pembangunan TOD Dukuh Ata, dapat menciptakan 2.000 hingga 3.000 lapangan kerja baru.
“Kita akan mendorong dibangunnya jalur pedestrian sehingga dapat digunakan pejalan kaki atau komuters. Lalu kita akan menyiapkan sambungan transportasi lain seperti LRT, MRT, KAI, railing maupun Transjakarta,” ujarnya.
Sebagai langkah awal masterplan pengembangan TOD di Dukuh Atas, akan dibangun Transit Plaza di lahan eks Pasar Blora, pedestrianisasi di Jalan Kendal dan Jalan Tanjung Karang, serta penataan Taman Dukuh Atas. Di lokasi tersebut juga akan dibangun gedung untuk kantor MRT Jakarta.
Mengenai pendanaan Transit Plaza akan menggunakan anggaran pembangunan Gedung Kantor PT MRT Jakarta.
Lahan eks Pasar Blora memiliki luas 3.192 meter persegi yang merupakana milik Pemprov DKI. Di atas lahan ini akan dibangun Transit Plaza. Untuk pembangunan dan pengelolaan Transit Plaza (transport hub) dengan menggandeng PT MRT Jakarta dengan PD Pasar Jaya.
Saat ini, proses kerja sama antara dua BUMD DKI ini masih dalam tahap penyusunan nota kesepahaman dan pembentukan tim di masing-masing perusahaan.
Sumber: BeritaSatu.com

