MEGAPOLITAN

Dukung Pengendalian Inflasi, BI DKI Jakarta Pantau Stok Pangan di Pasar Tradisional  

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Onny Widjanarko memantau stok pangan di sebuah pasar tradisioma; do Jakarta (Screenshoot instagram/@onnywid)

Jakarta Review, Jakarta – Dalam rangka menjaga stabilitas inflasi daerah di ibu kota, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Onny Widjanarko memantau stok pangan di Pasar Kebayoran Lama dan Mayestik, Jakarta Selatan.

“Dalam rangka mendukung pengendalian inflasi, TPID Provinsi DKI Jakarta akan terus menjalankan berbagai program pengendalian inflasi yang mengacu pada pedoman 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif,”ujar Onny Widjanarko dalam keterangan tertulis, Rabu (25/5/2022).

Dari sisi keterjangkauan harga, ungkapnya, Pemprov DKI Jakarta melaksanakan program pangan subsidi untuk komoditas beras, daging sapi, daging ayam, ikan kembung, susu UHT dan telur ayam yang dilaksanakan pada Februari s.d. November 2022.

Dalam hal ini, ungkapnya, PT Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Dharma Jaya melakukan pasar murah di kantor-kantor kelurahan di 5 Kota Administratif di DKI Jakarta serta berkolaborasi untuk melakukan pasar murah di gerai-gerai yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

“Dari sisi ketersediaan pasokan, pada komoditas beras, BUMD Pangan akan terus memperluas contract farming dan memperluas budidaya on-farm tanaman padi pada tahun 2022,” katanya.

Sedangkan dalam hal kelancaran distribusi pangan, lanjut Onny, tiga BUMD Pangan di Jakarta terus mengoptimalkan layanan penjualan dengan penambahan jumlah toko offline serta juga memperluas kanal penjualan online.

“Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan Keputusan Gubernur yang antara lain menugaskan Satgas Pangan untuk memberikan laporan rutin harian perkembangan stok dan pasokan sebelas bahan pokok,” imbuhnya.

Untuk itu, tegasnya, TPID bersama Satgas Pangan terus melakukan pemantauan harga dan pasokan secara langsung ke pasar serta terus memantau operasi pasar dan pasar murah yang dilakukan BUMD dan BUMN sehingga tidak ada gejolak dan sesuai protokol kesehatan.

“Berdasarkan upaya-upaya yang sudah dilakukan bersama, inflasi DKI Jakarta pada 2022 diprakirakan berada pada kisaran target nasional yaitu 3 +/- 1% (yoy),” pungkas Onny.

Related Articles

Back to top button