BerandaMEGAPOLITANJIEP Sebar 6 Bus Mudik Gratis, Angkut Warga Sekitar Kawasan Pulogadung ke...

JIEP Sebar 6 Bus Mudik Gratis, Angkut Warga Sekitar Kawasan Pulogadung ke Jawa Tengah dan Jatim

JAKARTA, jakrev.com – PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga di sekitar Kawasan Industri Pulogadung.

Menjelang Idul Fitri 1447 H, perusahaan pengelola kawasan industri tertua di Indonesia ini memberangkatkan ratusan pemudik melalui program Mudik Gratis yang digelar pada 16-17 Maret 2026.

Tahun ini, PT JIEP memfasilitasi lebih dari 250 pemudik untuk pulang ke kampung halaman dengan rute tujuan favorit di Jawa Tengah dan Jawa Timur, yakni Semarang, Solo, dan Surabaya.

Komitmen Sosial dan Transportasi Aman

Direktur Utama PT JIEP, Satrio Witjaksono mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sebanyak enam unit bus eksekutif disiapkan untuk memastikan perjalanan warga berlangsung aman dan nyaman.

“Fasilitas ini kami sediakan untuk membantu mengurangi beban biaya perjalanan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik nasional agar lebih tertib,” ujar Satrio dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Mempererat Hubungan dengan Warga

Lebih dari sekadar rutinitas tahunan, program ini menjadi jembatan bagi PT JIEP untuk mempererat harmonisasi dengan ekosistem di sekitar kawasan industri.

Sebagai bagian dari entitas BUMN dan BUMD, JIEP ingin kehadirannya dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Kami berharap warga bisa sampai di kampung halaman dengan penuh kebahagiaan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta,” kata dia.

Partisipasi aktif JIEP dalam arus mudik 2026 ini juga diharapkan dapat menekan penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh, sehingga angka kecelakaan di jalan raya dapat diminimalisir.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

[Jakarta Review

JANGAN LEWATKAN