MEGAPOLITAN

Pembatasan Kegiatan di Perkantoran Jadi Salah Satu Fokus PSBB Jakarta

Ilustrasi aktifitas perkantoran di saat pandemi Covid-19. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan salah satu fokus dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang akan mulai berlaku Senin (13/9/2020) besok adalah pembatasan kegiatan di area perkantoran. Hal ini mengacu data tingginya angka penyebaran kasus Covid-19 di perkantoran.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah area perkantoran swasta yang belakangan banyak bermunculan klaster-klaster baru.

“Dalam PSBB kali ini fokus utama kita adalah pembatasan di area perkantiran. Terkait kegiatan perkantoran swasta, bisa beroperasi dengan pembatasan kapasitas. Pimpinan tempat kerja setempat tinggal mengatur dengan pembatasan karyawan 25 persen dari kapasitas. Selama ini di area kantor pemerintahan sudah berjalan baik, tinggal di perkantoran swasta untuk bisa lebih disiplin lagi,” ujar Anies Baswedan dalam jumpa pers di Balai Kota, Minggu (13/9/2020).

Dikatakan Anies, kebijakan ini diambil Pemprov DKI untuk menyelamatkan warga DKI Jakarta dan juga orang-orang yang menjalankan kegiatan di ibu kota.

“Kami di Pemprov terus memastikan bawah semua langkah yang dilakukan adalah untuk memastikan keselamatan warga jakarta dan semua yang berkegiatan di kota ini dengan prinsip transparansi, keterbukaan, prinsip apa adanya dalam menyampaikan fakta yang dari awal kita pegang. Kita ingin seluruh masyarakat mengetahui secara persis tantangan yang dihadapi kotanya, dengan itu kita memiliki kesamaan pemahaman,” tandasnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Baca Juga

Close
Close