JAKARTA, jakrev.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai memetakan titik krusial kepulangan pemudik di sejumlah terminal utama.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada hari ini, Rabu (25/3/2026), serta akhir pekan mendatang pada 28 dan 29 Maret.
Saat meninjau Terminal Kampung Rambutan bersama anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin, Syafrin mengungkapkan adanya kenaikan volume penumpang yang signifikan mencapai 80 persen dibandingkan hari normal.
“Kondisi di lapangan tetap terkendali. Kami telah memastikan seluruh fasilitas pendukung memadai untuk menyambut warga yang kembali ke Jakarta,” ujar Syafrin, Selasa (24/3/2026).
Integrasi Transportasi Lanjutan
Guna menjamin kelancaran mobilisasi pemudik dari terminal menuju kediaman masing-masing, Dishub DKI menyiagakan layanan transportasi tambahan. Langkah strategis ini mencakup:
-
Operasional Transjakarta: Penyiagaan armada di 14 koridor utama, dengan sebagian rute beroperasi penuh selama 24 jam (Amari).
-
Layanan Mikrotrans: Penyiagaan unit di rute-rute pengumpan untuk menjangkau kawasan pemukiman.
-
Pengawasan 7 Terminal Utama: Pemantauan intensif di Terminal Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Kalideres, Tanjung Priok, Lebak Bulus, Grogol, hingga Muara Angke.
Dominasi Pemudik asal Jawa Barat dan Tengah
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, memaparkan data statistik kedatangan yang terus merangkak naik sejak H+1 Lebaran. Hingga Selasa (24/3/2026) siang pukul 12.00 WIB, tercatat 2.501 penumpang telah tiba menggunakan 107 bus AKAP.
“Mayoritas penumpang berasal dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Secara akumulatif, tren kedatangan sudah terlihat sejak kemarin dengan total 2.251 penumpang dari 163 bus,” jelas Revi.
Mengingat volume kendaraan dan manusia yang meningkat, pihak terminal mengimbau para pemudik untuk tetap menggunakan area resmi saat turun dari bus. Hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan dari praktik angkutan ilegal maupun potensi tindak kriminal di area luar terminal.


