MEGAPOLITAN

Rayakan Idul Adha 1441 H, Ahmad Sahroni Center Distribusikan 20 Ribu Paket Daging Kurban

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyalurkan 35 ekor sapi kurban. Pemotongan hewan kurban berlangsung selama tiga hari berturut-turut yaitu sejak Hari Raya Idul Adha 1441 H pada Jumat (31/7/2020) hingga Minggu (2/8/2020). (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyalurkan 35 ekor sapi kurban. Pemotongan hewan kurban berlangsung selama tiga hari berturut-turut yaitu sejak Hari Raya Idul Adha 1441 H pada Jumat (31/7/2020) hingga Minggu (2/8/2020).

Terdapat lebih dari 20 ribu paket daging yang didistribusikan kepada warga di Sunter, Kalibaru, Koja, Kedaung, Kali Angke, Cilincing, Kalideres, dan Cengkareng, DKI Jakarta. Selain dalam rangka Iduladha, pembagian daging kurban juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, saya bersama Ahmad Sahroni Center (ASC) telah menyalurkan hewan kurban ke berbagai titik di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Ini bentuk kepedulian kami, saling berbagi dengan masyarakat dalam rangka Iduladha. Di tengah pandemi Covid-19 ini, tentu banyak masyarakat juga membutuhkan,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (3/8/2020).

Anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI III tersebut juga berharap seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Penyaluran daging kurban ini adalah wujud syukur kami atas segala rezeki yang Allah berikan, sekaligus membawa semangat berbagi di era pandemi. Mari tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan agar kita terhindar dari Covid-19,” kata Sahroni.

Sahroni menambahkan pemotongan hewan kurban yang berpusat di berbagai Posko ASC kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal senada disampaikan Ketua ASC, Imamuddin.

“Pastinya sebelum mengadakan kegiatan, kami memastikan bahwa para petugas sudah ikut rapid test dan hasilnya harus non reaktif. Selain itu mereka juga wajib memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Imamuddin.

Imamuddin menyatakan pembagian daging kurban pun dilakukan dengan saling menjaga jarak. “Enggak boleh ada yang ngumpul,” ungkapnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close