BerandaMEGAPOLITANWajah Baru Wisata Pulau Tidung, Restorasi Pantai Jembatan Cinta Terus Dikebut

Wajah Baru Wisata Pulau Tidung, Restorasi Pantai Jembatan Cinta Terus Dikebut

Revitalisasi Pantai Pulau Tidung di Jembatan Cinta masuki tahap baru. Restorasi pasir dan tanggul dipercepat demi dongkrak pariwisata Jakarta.

JAKARTA, jakrev.com – Kawasan ikonik Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan bersiap tampil dengan wajah baru.

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu tengah mempercepat proyek restorasi pantai di sisi utara kawasan tersebut guna mengembalikan estetika dan melindungi pesisir dari ancaman abrasi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk pemeliharaan rutin sekaligus upaya meningkatkan daya tarik wisata di salah satu destinasi unggulan Jakarta tersebut.

Mengembalikan Hamparan Pasir Putih

Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Mustajab menjelaskan bahwa fokus utama pengerjaan ini adalah mengembalikan volume pasir pantai yang sempat hilang tergerus ombak. Metode yang digunakan adalah mengambil kembali pasir dari tengah laut untuk dihamparkan kembali ke area pesisir.

“Kami ingin mengembalikan bentuk alami pantai. Pasir yang hilang akibat abrasi kami kembalikan agar pantai bisa pulih seperti semula,” ujar Mustajab dikutip dari situs resmi Pemprov DKI, Senin (13/4/2026).

Untuk memastikan pasir tidak kembali tergerus, Sudin SDA memasang geobag di sepanjang 200 meter area pengerjaan. Teknologi ini berfungsi sebagai pemecah gelombang sekaligus pelindung lapisan pasir baru yang telah direstorasi sejak awal Maret lalu.

Fasilitas Baru: Jalur Pedestrian dan Sabuk Hijau

Tak hanya sekadar restorasi pasir, proyek ini juga mencakup pembenahan infrastruktur penunjang. Kepala Seksi Pantai Sudin SDA Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana menambahkan bahwa pihaknya tengah menata ulang tanggul yang sebelumnya rusak.

Penataan tanggul sepanjang 200 meter ini menggunakan kubus masif yang nantinya akan dicor halus. Targetnya, area ini tidak hanya berfungsi sebagai penahan ombak, tetapi juga menjadi jalur pedestrian yang nyaman bagi wisatawan untuk berjalan kaki atau bersantai menikmati sunset.

“Hingga saat ini, progres pengerjaan tanggul sudah melampaui 50 persen atau sekitar 110 meter,” ungkap Wahyu.

Guna menjaga keseimbangan ekosistem, area di depan tanggul juga akan ditanami mangrove. Keberadaan tanaman bakau ini diharapkan menjadi benteng perlindungan alami jangka panjang bagi daratan Pulau Tidung.

Magnet Baru Pariwisata Kepulauan Seribu

Proyek yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat ini diharapkan memberikan dampak instan bagi sektor pariwisata.

Dengan hamparan pasir putih yang lebih luas, wisatawan nantinya bisa melakukan berbagai aktivitas luar ruangan dengan lebih leluasa.

“Ke depan, kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk olahraga voli pantai, bermain pasir, hingga rekreasi keluarga. Kami berharap dukungan masyarakat untuk menjaga fasilitas dan kebersihan lingkungan agar destinasi ini tetap berkelanjutan,” tutup Wahyu.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

[Jakarta Review

JANGAN LEWATKAN