DIDAKTIKA

2249 Mahasiswa Trisakti Ikuti Wisuda Secara Daring 

Wisuda program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana dan Diploma Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 secara daring yang digelar pada Minggu, 28 Februari 2021. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta –  Sebanyak 2249 Mahasiswa Universitas Trisakti mengikuti acara wisuda program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana dan Diploma Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 secara daring yang digelar pada Minggu, 28 Februari 2021.

Wisuda mengangkat tema ‘The New Generation Entrepreneurship’ digelar  secara daring karena masih dalam dalam situasi pandemi Covid 19. Para wisudawan dan wisudawati mengikuti rangkaian acara wisuda dari rumahnya masing-masing. Sementara Rektor dan para Dekan memandu acara wisuda dari Auditorium Gedung D lantai 8 Kampus A Universtitas Trisakti dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebelum prosesi pelantikan wisudawan/ti, para Dekan masing-masing fakultas menyampaikan laporan jumlah yang diwisuda serta prestasi yang telah dicapai.

Sebanyak 2.249 lulusan terbaiknya dari sembilan fakultas dilantik langsung oleh Rektor Trisakti Prof. dr. Ali Ghufron Mukti M.Sc.,Ph.D. terdiri dari: Fakultas Hukum 258 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 1.169 orang, Fakultas Kedokteran 39 orang, Fakultas Kedokteran Gigi  17 orang, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan 140 orang, Fakultas Teknologi Industri 259 orang, Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi 126 orang, Fakultas Arsitek Lanscap & Teknologi Lingkungan 72 orang serta Fakultas Seni Rupa dan Desain 87 orang.

Rektor Ali Ghufron kepada awak media sehari sebelum pelaksanaan wisuda mengatakan, wisuda secara virtual/ online sekarang ini merupakan yang kali kedua dilaksanakan, namun tidak mengurangi kekhidmatan dan nilai dari wisuda seperti biasanya.

Proses secara daring/ online ini, telah direncanakan jauh sebelum adanya edaran untuk membentuk sebuah tim yang berfungsi untuk menangani civitas akademika Trisakti yang terdampak Covid-19, yaitu dengan membentuk Team Covid-19 Crisis Center (TCCC) yang bertugas mensosialisasikan protokol kesehatan yang baik dan benar itu seperti apa dan bagaimana untuk kondisi new normal dan adaptasi baru.

”Seumpama ada pasien yang bergejala, namun diupayakan supaya tidak positif, dengan cara menyusun prosedur dan mensosialisasikan dan mengimplementasikan protokol kesehatan dengan baik.” kata Ghufron.

Menyinggung sistem perkuliahan yang dilakukan di masa pandemi Covid-19 ini, pihak kampus memberikan kebijakan kepada masing-masing Fakultas.

”Untuk Fakultas Kedokteran Gigi, para mahasiswa/i tetap harus datang ke tempat praktek, tidak cukup dengan hanya daring, dan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan dibatasi nya jumlah mahasiswa/i yang praktek dan tetap menjalankan 3M.” tandas Ghufron.

Ia menambahkan, sebelum Covid-19 melanda Indonesia, Usakti sudah melakukan perkuliahan secara online, yaitu dengan mengembangkan metode Smart Class Room, sehingga tidak gagap lagi ketika pelaksanaan perkuliahan dengan cara online di era teknologi 4.O ini.

Kepada wisudawan, Rektor Ghufron mengingatkan supaya dapat cepat beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Apalagi selama pandemi Covid-19 ini, telah terjadi less contact economic, dimana perkuliahan dan transaksi tidak dilakukan secara langsung, melainkan secara online.

”Saya berharap, kalian lulusan dan alumni kampus Trisakti, harus optimis dan cepat bisa beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi. ” pungkas Ghufron.

Kepala LLDikti Wilayah III Jakarta Agus Setyo Budi. (dok: Istimewa)

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Jakarta Agus Setyo Budi menyampaikan, aspek dan juga legalitas wisuda daring sama dengan wisuda yang dilaksanakan secara luring.

“Kami mengucapkan selamat kepada Universitas Trisakti yang telah menjadi salah satu dari perguruan tinggi akademik terbaik dalam lingkungan LLDIKTI Wilayah III Jakarta tahun 2020 berdasarkan klasterisasi perguruan tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Agus dalam sambutannya.

Tak lupa Agus juga mengapresiasi setinggi-tingginya untuk Universitas Trisakti yang telah yang telah banyak menuai prestasi dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif pada masa pandemi antara lain menjadi salah satu dari 50 kampus terbaik di DKI Jakarta menurut Klasterisasi Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020. kemudian perguruan tinggi dengan jumlah jurnal terakreditasi terbanyak berdasarkan Arjuna, Peringkat 1 Top 3 Skor Kinerja Penelitian Tertinggi Berdasarkan Klasterisasi Pendidikan Tinggi Kategori Universitas Tahun 2020 dan sejumlah prestasi membanggakan lainnya. Dengan berbagai prestasi tersebut, Agus meyakini Universitas Trisakti adalah Perguruan Tinggi bermutu yang mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, bermutu, termasuk juga lulusannya yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan soft skill yang mumpuni.

Agus menambahkan kelulusan bukanlah akhir tetapi awal dari perjalanan panjang yang akan dilewati para generasi muda penerus bangsa.

“Semoga  wisudawan/wisudawati Universitas Trisakti mampu mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan selama mengenyam pendidikan di Universitas Trisakti ini dengan penuh tanggungjawab,” ungkapnya.

Related Articles

Back to top button