DIDAKTIKA

Atma Jaya Peduli : Mahasiswa Tanam 150 Bibit Pohon di  Lingkungan Kampus Peringati Hari Pangan Sedunia 

Secara nyata di usia ke-62 tahun, Unika Atma Jaya melakukan kegiatan penanaman 150 bibit pohon yang dilakukan oleh mahasiswa di Halaman Depan Kampus 3 BSD Unika Atma Jaya, (18/11). (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Tangerang – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya kemnali mengambil bagian dalam menciptakan dan menjaga lingkungan yang subur demi kelestarian bumi. Kampus berakreditasi A ini sebagai institusi pendidikan terus berupaya mendorong kepedulian akan alam sebagai bentuk pemulihan kembali bumi, terutama dalam menghadapi global warming yang semakin mengkhawatirkan.

Dunia pasca Covid-19 juga tak terkecuali mengalami perubahan dalam bidang alamiah, khususnya pada ekosistem alam yang terkandung di dalamnya. Perubahan ekosistem ini menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi Post Covid Society.

Secara nyata di usia ke-62 tahun, Unika Atma Jaya melakukan kegiatan penanaman 150 bibit pohon yang dilakukan oleh mahasiswa di Halaman Depan Kampus 3 BSD Unika Atma Jaya, (18/11). Sebelumnya di hari Lingkungan Sedunia 5 Juni lalu sudah dilakukan pertama kalinya, dan ini menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara bertahap selama tahun 2022 sebagai wujud komitmen sebagai kampus berwawasan berkelanjutan.

Kegiatan tanam 150 bibit pohon ini menjadi komitmen bersama sivitas akademika Unika Atma Jaya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan masih dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Oktober lalu dengan membawa tema Leave NO ONE behind. Tema ini sebagai pengingat bahwa dalam kemajuan pembangunan, masih banyak orang yang tertinggal dan faktanya jutaan orang tidak mampu membeli makanan sehat.

“Dari tema besar tersebut menjadi pengingat dalam konteks warga dormitori Unika Atma Jaya untuk lebih implementatif dengan membawa semangat ‘Sejahtera Bersama’. Hal ini dimaksudkan sebagai wujud kekompakan dan kebersamaan warga dormitory Unika Atma Jaya dalam mendukung keberlanjutan pangan. Tujuannya adalah mulai dari mahasiswa, pengajar dan pendamping mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat akan pentingnya penanganan masalah pangan, baik di tingkat global, regional maupun nasional, “ kata Warek Kemahasiswaan & Alumni, Dr, Agustinus Prajaka, W.B, sesaat setelah melakukan penanaman pohon di Kampus III BSD Unika Atma Jaya, Cisauk, Tangerang.

Agustinus Prajaka juga mengatakan jika Unika Atma Jaya adalah bagian dari masyarakat global yang perlu memiliki perhatian penuh dalam menjaga keberlangsungan ekosistem alam. Unika Atma Jaya merealisasikan ensiklik iman Kristiani di dunia pasca-pandemi Covid-19 dengan terus membangun kesiapan masyarakat dimulai dari sektor pendidikan.

Sementara itu, Suster Kepala Dormitori, Sr. Dini, SPM dalam kegiatan ini menggerakkan 100 warga dormitory yang terdiri dari mahasiswa dan para pendamping untuk terlibat aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu mahasiswa Fakultas Pendidikan dan Bahasa yang juga tinggal di Dormitory Unika Atma Jaya, Patrisius Safantes mengaku senang dan antusias bisa terlibat dalam menanam pohon. Ia berharap pohon buah-buahan ini tumbuh dan dapat dipanen oleh adik-adik mahasiswa nantinya.

Adapun jenis pohon yang ditanam adalah pohon mangga, jambu, dan durian. Tidak hanya penanaman bibit pohon, sebelumnya Unika Atma Jaya juga menyambut tahap awal menciptakan keberlangsungan lingkungan pasca-pandemi dengan melakukan penyebaran bibit ikan dan penuangan cairan eco-enzyme dalam rangka menjernihkan perairan sekitar sekaligus menjadi pupuk organik untuk meningkatkan kualitas lahan secara keberlanjutan (sustainability).

Unika Atma Jaya secara lugas menempatkan diri sebagai bagian dari kelompok terdepan menghadapi berbagai perubahan, baik terkait tantangan teknologi, masa depan berkelanjutan serta kepedulian social dengan berbekal nilai inti KUPP (Kristiani, Unggul, Profesional, Peduli).

Unika Atma Jaya bertekad untuk secara proaktif menyiapkan masa depan generasi muda yang transformatif berlandaskan nilai Kristianitas serta Profesionalitas menjadi manusia yang Unggul dan Peduli.  Menghadapi masyarakat pasca-pandemi, Unika Atma Jaya merumuskan proposisi nilai “Transformation for Sustainable Future” sebagai penjabaran semangat pendiri menghadapi tantangan perubahan zaman terkini.

Seluruh kegiatan yang dilakukan ini menjadi salah satu faktor yang mendukung Unika Atma Jaya, khususnya di Kampus 3 BSD, mengusung konsep semangat ramah lingkungan untuk meningkatkan proses penghijauan di sekitar kampus yang telah menjadi konsep utama semasa pembangunannya. Bahkan penggunaan sistem air minum yang dimiliki, menggunakan teknologi pengolahan Reverse Osmosis, yaitu pengolahan limbah sampah (organik dan non-organik) yang tepat guna dan ruang hijau yang ramah bagi penghuni.

Related Articles

Back to top button