DIDAKTIKA

Gelar Seminar Kepemimpinan LSPR Hadirkan Prof Mike Hardy

Founder & CEO LSPR Communication & Business Institute Prita Kemal Gani berfoto bersama sejumlah narasumber Seminar bertajuk “Leaders: Bringing Higher Education Leading in Quality” di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall LSPR Jakarta Sudirman Park Campus, Kamis, 16 Januari 2020. (dok: Humas LSPR)

Jakarta Review, Jakarta – LSPR Communication & Business Institute menggelar Seminar bertajuk “Leaders: Bringing Higher Education Leading in Quality” di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall LSPR Jakarta Sudirman Park Campus, Kamis, 16 Januari 2020.

Seminar yang menghadiran pembicara Mike Hardy dari Coventry University dan M. Samsuri Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah III tersebut dihadiri oleh Dosen LSPR dan Dosen serta manajemen dari beberapa Perguruan Tinggi, diantaranya Akademi Farmasi Bhumi Husada, Akademi Kimia Analisis Caraka Nusantara, Akademi Pariwisata Pertiwi, Akper Hermina Manggala Husada, IBM ASMI, Institut Sains dan Teknologi Al Kamal, ITKJ, Politeknik Negeri Malang STIK Sint Carolus, Universitas Pembangungan Nasional Veteran Jogjakarta, Universitas Respati Indonesia, dan Universitas Borobudur.

Founder & CEO LSPR Communication & Business Institute Prita Kemal Gani mengatakan pemimpin perlu memiliki keterampilan persuasi yang baik untuk memimpin sebuah tim. Pandangan tersebut berdasarkan hasil wawancara dirinya dengan 36 wanita selama 3 tahun terakhir dalam talkshow Woman on Top with Prita Kemal Gani.

Melalui seminar dengan tema kepemimpinan yang diangkat dan kisah narasumber ini, Prita berharap dapat menginspirasi para dosen dan manajemen yang hadir.

“Dr. M. Samsuri telah sukses memimpin LLDikti Wilayah III sehingga berhasil meraih Empat Penghargaan di Anugerah Humas Pendidikan Tinggi Tahun 2019. Sementara itu, Prof. Mike Hardy dalam media The Guardian adalah salah satu pemimpin yang sukses karena mendengarkan aspirasi dari komunitas lainnya,” ujar Prita.

Samsuri menyampaikan keberhasilan yang diraih oleh LLDIKTI Wilayah III karena kerjasama tim. Pemimpin yang baik, perlu berinovasi, bukan hanya menghasilkan atau menciptakan produk dan jasa baru, namun bagaimana mempercepat suatu proses bisnis dan layanan.

Menurutnya seorang pemimpin juga perlu penguasaan diri, dan mendengar pendapat serta masukan dari tim demi kemajuan bersama.

“Pemimpin harus siap, solid bekerja dengan tim, kreatif, siap berkompetisi, dan memiliki kualitas yang baik,” tegas Samsuri.

Sementara itu Mike Hardy menyampaikan bahwa sosok seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan melihat dan memprediksi masalah yang akan terjadi dalam sepuluh tahun kedepan.

Pemimpin adalah seseorang yang mengerjakan sesuatu yang baik, bukan mengerjakan sesuatu dengan baik.

leadership interlinked with management, is earned and not appointed on the job,” tandas Hardy. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close