DIDAKTIKA

Hasil Tes Seluruh Pegawai Negatif Covid, LLDIKTI Wilayah III Pastikan Siap Layani Perguruan Tinggi

Tes Covid-19 di Kantor LL Dikti Wilayah III. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Dalam menyambut tatanan baru, sebanyak 104 pegawai LLDIKTI Wilayah III melakukan pemeriksaan Covid pada tanggal 9 dan 10 Juni 2020 lalu. Kegiatan yang difasilitasi oleh tim medis RS Royal Taruma di bawah naungan Universitas Tarumanagara (Untar) ini merupakan antisipasi dalam tatanan baru dan wujud kolaborasi Perguruan Tinggi di wilayah DKI Jakarta.

Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) yang digunakan untuk tes sampel covid-19 ini adalah salah satu produk inovasi Fakultas Kedokteran Untar.

“Syukur alhamdulilah, hasil tes rapid dan PCR/swab seluruh pegawai non-reaktif/negatif Covid. Dengan hasil yang memuaskan ini, harapannya penyelenggaraan pelayanan pendidikan tinggi berjalan dengan baik dan tak terkendala. Tapi tentunya kita harus tetap disiplin untuk terus menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja,” ujar Kepala LLDIKTI Wilayah III, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc.

Agus pun menghaturkan apresiasinya kepada Universitas Tarumanagara yang senantiasa melakukan terobosan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di masa pandemi ini.

Sementara itu Rektor Untar, Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kepala LLDIKTI III untuk menggunakan salah satu produk inovasi Fakultas Kedokteran Untar.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan Kepala LLDIKTI III, Prof. Agus beserta seluruh Pimpinan dan Staf LLDIKTI III, yang telah mempercayakan pemeriksaan Rapid test dan PCR test kepada Fakultas Kedokteran Untar bekerjasama dengan RS. Royal Taruma, yang merupakan bagian dari Yayasan Tarumanagara,” jelas Agustinus.

Sekedar informasi, Laboratorium PCR ini merupakan hasil konversi Laboratorium Tarumanagara Human Cell Technology (THCT) FK Untar yang selama ini merupakan laboratorium praktik mahasiswa kedokteran.

“Wabah Covid-19 yang terus merebak dan menjadi pandemi melatarbelakangi awal laboratorium ini difungsikan menjadi salah satu laboratorium yang dapat digunakan untuk melakukan uji sampel Covid-19. Untar terpanggil untuk membantu Pemerintah dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada,” tutur Agustinus.

“Membutuhkan waktu kurang lebih satu setengah bulan untuk mempersiapkan laboratorium ini sesuai standar WHO bersama Baermed Swiss. Setelah beroperasi, Laboratorium PCR Untar akan menerima sampel dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, RS Ciputra, dan RS rujukan utama Royal Taruma,” tuturnya.

Kepala Laboratorium THCT Dr. dr. Siufui Hendrawan, M. Biomed., mengatakan seluruh proses pengujian telah memenuhi standar perlindungan diri dan protokol kesehatan internasional.

“Kami mengikuti standar perlindungan diri (APD kelas 3) yang telah sesuai standar WHO. Petugas laboratorium juga sudah terlatih untuk menangani bahan biologis berbahaya sesuai dengan GMP (Good Microbiological Practices). Seluruh proses pengerjaan akan dilakukan di dalam BSC (Biological Safety Cabinet) dan ruang bertekanan negatif BSL-2+ untuk mencegah terjadinya kontaminasi pada personil maupun luar ruangan,” jelasnya.

“Sebelas orang setiap harinya akan menguji sekitar 90 sampel menggunakan satu alat multiplex dan satu alat singleplex. Hasil dapat diketahui setelah 3×24 jam,” tambah Dr. Siufui.

Laboratorium yang dioperasikan tim FK Untar, THCT, dan volunteer ini menjadi respon Untar terhadap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah RI. Laboratorium akan melakukan pengujian sampel setiap Senin hingga Sabtu untuk mempercepat hasil pengujian sampel yang ada.

“Semoga Untar terus dapat menghasilkan karya dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas sebagai bentuk profesionalitas dan pengabdian kepada masyarakat,” tandas Agustinus. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close