DIDAKTIKA

Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Gelar MoU dengan Kemenparekraf

CEO dan Founder Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR. (dok: Istimewa) 

Jakarta Review, Jakarta – Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menggelar penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta (17/9).

MoU ini ditandatangani oleh Dr Andre Ikhsano M.Si selaku Rektor Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR bersama perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang ditandatangani oleh Ni Wayan Giri Adnyani selaku Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Andre mengatakan kerjasama ini dilakukan sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam ruang lingkup Pertukaran Informasi, pembinaan peningkatan SDM Pariwisata, Pengembangan Destinasi Pariwisata, Pengembangan dan perencanaan kebijakan Pariwisata sampai dengan pengembangan promosi pariwisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam paparannya mengatakan bahwa Pandemi Covid 19 memiliki dampak yang signifikan bagi seluruh sektor, terjadi sebuah disrupsi dalam hal penggunaan teknologi. Hal ini juga berdampak pada sektor pariwisata, namun saat ini kita memiliki generasi muda yang memiliki karakter kritis, kreatif, inovatif dan berdaya saing khususnya mahasiswa yang dituntut untuk memiliki kreatifitas dan memanfaatkan peluang yang ada.

“Pemulihan pariwisata tentunya perlu sinergi dan kolaborasi dari berbagai sektor yaitu 5 unsur pentahelix , pemerintah, media, akademisi, masyarakat serta dunia usaha, dalam hal ini utamanya segenap civitas akademik Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR sebagai pemegang amanah dalam tri dharma perguruan tinggi dan khususnya mahasiswa sebagai agent of change yang berperan penting dalam pemulihan perekonomian nasional” ujarnya.

CEO dan Founder Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR mengatakan dengan ditandatanganinya MoU Kerjasama dalam Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam ruang lingkup pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif ini adalah bentuk komitmen akselerasi dalam pengembangan kualitas kompetensi SDM Pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ia berharap kolaborasi ini bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, karena itu dirinya akan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan institusi Pendidikan tinggi untuk membentuk kualitas mahasiswanya menjadi agent of change dan memiliki jiwa leadership, kewirausahaan yang inovatif dan kreatif.

Sekedar informasi, Kolaborasi antara Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR dengan Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif melalui Program Studi Pariwisata Fakultas Bisnis ini sudah terjalin sejak bulan Maret 2021. Adapun berbagai kegitan yang dikerjasamakan antara lain kuliah umum dengan topik new direction & Strategies for recovery of Indonesian Tourism, pengajaran mengenai understanding basic intellectual property right for entrepreneur pada program inkubator kewirausahaan LSPR dan yang terakhir dengan kegiatan yang cukup panjang yaitu penyelenggaraan Digital Tourism Competition 2021 (Kompetisi Foto, Video dan Digital Illustration) dengan tema “Kharima Event Nusantara” yang juga bekerjasama dengan deputi produk wisata dan penyelenggaraan event yang berjalan sukses.

“Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kami berkontribusi dan berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dalam pemulihan sektor pariwisata, dan tidak kalah pentingnya hal ini bertujuan agar institut Komunikasi dan Bisnis LSPR dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui program kolaborasi lainnya,” cetusnya.

Rektor Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Dr. Andre Ikhsano, M.Si , dengan adanya kerjasama dan kesinergian ini kami Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR tentunya diharapkan akan menghasilkan manfaat bagi sektor pariwisata. Kemudian dengan Kerjasama ini, kami institusi berkomitmen, maupun berkolaborasi dengan kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memberikan implementasi melalui berbagai program nyata dalam mendukung pemulihan pariwisata sehingga akan tumbuh dan bangkit Kembali pasca covid 19″.

Dekan Fakultas Bisnis LSPR, Yuliana Riana Prasetyawati, M.M. menyampaikan kini adalah era kolaborasi guna membangkitkan kembali sektor pariwisata Indonesia. Model kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah merupakan bagian dari Pentahelix.

Melalui kolaborasi sinergis ini diharapkan terwujud program-program yang inovatif guna mengembangkan dan memulihkan sektor pariwisata Indonesia. Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh segenap civitas akademik Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR dapat sejalan dengan kebijakan Kemenparekraf serta memberikan ide-ide yang kreatif dan inovatif guna mendukung pemulihan sektor pariwisata” tandasnya.

Related Articles

Back to top button