DIDAKTIKA

Universitas 17 Agustus Salurkan Ribuan Face Shield ke Sejumlah RS di Ibukota

Universitas 17 Agustus 1945 (UTA ’45) Jakarta saat menyalurkan bantuan ribuan face shield ke Rumah Sakit Satya Negara, Jakarta Utara, Kamis 6 Agustus 2020. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Universitas 17 Agustus 1945 (UTA ’45) Jakarta menyalurkan bantuan ribuan face shield ke sejumlah rumah sakit di Ibu Kota. Hal ini mereka lakukan guna membantu melindungi para tenaga kesehatan seperti dokter, perawat dan lainnya, dari paparan virus corona (Covid-19).

Refilled face shield tersebut merupakan hasil buatan mahasiswa Fakultas Teknik UTA ’45 yang mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN).

“Ini merupakan kegiatan KKN mahasiswa. Di kondisi Covid-19 ini para mahasiswa diwajibkan melihat kondisi lingkungannya, dan membantu,” kata Wakil Rektor I UTA ’45 Jakarta, Rajesh Khana, Kamis (6/8/2020), saat menyerahkan bantuan face shield ke Rumah Sakit Satya Negara, Jakarta Utara.

“Kebetulan di kondisi masa pandemi para mahasiswa berinisiatif, temuan ini dari Fakultas Teknik, refilled face shield. Jadi kacanya bisa dibuka diganti lagi, bisa di-refilled. Konsep ini telah dibuat Fakultas Teknik dan formulanya dibagikan ke seluruh mahasiswa yang mengikuti program KKN,” imbuh dia.

Menurut Rajesh, pemberian bantuan face shield sebagai wujud kepedulian dunia pendidikan terhadap dunia kesehatan. Terutama pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Sehingga, diharapkan para tenaga kesehatan bisa tetap sehat dan menjalankan tugasnya menangani pasien Covid-19 dengan sebaik mungkin. Hingga akhirnya, kian banyak masyarakat atau pasien yang terinfeksi virus corona yang bisa dirawat hingga pulih.

“Ini bagian dari sumbangsih Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, untuk tenaga perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang sudah berkorban membantu kita 24 jam tanpa henti. Kita bisa berbagi membantu minimal untuk kepentingan masyarakat banyak,” jelasnya.

Face shield didistribusikan ke 12 rumah sakit dan klinik di kawasan Jakarta serta Tangerang. Di antaranya RS Satya Negara, RS Royal Progress Sunter, Klinik Syifa, dan RS Bethsaida Gading Serpong.

Lalu RS Omni Alam Sutera, Puskesmas Panunggangan Barat, RS Mitra Kemayoran, RS Puri Medika, RS Mulya Sari, Klinik Yakri, Klinik Yakrija, serta perangkat kelurahan di Jakarta Utara.

“Refilled face shield telah kami sortir. Karya mahasiswa yang kami bagikan ke rumah sakit dipastikan telah lolos uji kualitas sehingga aman untuk digunakan,” kata Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan KKN 2020 UTA ’45, Phamendyta Aldaning Azaria.

Pembuatan dan penyaluran face shield ini, diharapkan sekaligus membuat mahasiswa mampu mengembangkan hard skill mereka. Serta meningkatkan soft skill seperti kemampuan untuk peka terhadap lingkungan sekitar, lalu meningkatkan kemampuan komunikasi dengan berbagai macam orang yang mungkin saja baru dikenal, serta lainnya.

“Namun yang pasti, harapan terbesar dari program ini adalah tim medis dapat terbantu dalam menangani Covid-19,” jelasnya.

Sementara menurut salah satu peserta KKN 2020 UTA ’45 Jakarta, Yuliyana Astuti, face shield yang mereka buat ‘istimewa’, karena lapisan mikanya mudah diganti.

Lebih lanjut ia mengaku bangga lantaran turut serat membantu tenaga medis dalam perang melawan virus corona.

“Tantangan dari pembuatan refilled face shield ini adalah belajar membuat karya baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Saya merasa harus membuat sebaik mungkin karena ini akan digunakan oleh tim medis dalam ‘perangnya’ menangani Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu pihak RS Satya Negara, Dokter Citra, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan face shield yang diberikan UTA ’45 Jakarta melalui mahasiswanya. Citra yakin alat pelindung diri (APD) tersebut sangat bermanfaat bagi para tenaga medis.

“Rumah Sakit Setya Negara mengucapkan terima kasih kepada Universitas 17 Agustus 1945, atas donasi yang diberikan. Insya Allah pasti bermanfaat untuk kami, sebagai salah satu alat pelindung diri yang akan kami gunakan,” ujarnya.

“Pesan kami kepada masyarakat tolong jalani protokol kesehatan yang sudah disampaikan pemerintah. Seringlah bercuci tangan atau setidaknya memakai hand sanitizer, kemudian jaga jarak dan jangan berkerumun,” pungkas Citra. (win)

Tags
Close