EKONOMI

Dukung UMKM Naik Kelas, Pegadaian Gandeng KADIN DKI Jakarta

Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi bertukar cindera mata dengan Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan usai acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kadin DKI Jakarta dengan PT Pegadaian (Persero), Kamis (05/02/21). (dok: Istimewa) 

Jakarta Review, Jakarta – PT Pegadaian (Persero) bersama Kamar Dagang Industri Indonesia (KADIN) DKI Jakarta menjalin kolaborasi untuk pemberdayaan anggota Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai agen Pegadaian.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan dengan Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi di kantor pusat Pegadaian, Kamis (05/02/21).

Menurut Damar, kolaborasi antara Pegadaian dengan KADIN DKI Jakarta dilakukan untuk  membantu program pemerintah guna mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan membuat pelaku UMKM cepat naik kelas. Adapun fokus penyediaan layanan dari produk-produk pegadaian meliputi Tabungan Emas, Kreasi, Amanah, Arrum Haji, Arrum Safar dan Mulia yang bisa dimanfaatkan bagi para anggota KADIN DKI Jakarta yang menjadi agen.

“Seperti kita ketahui, jaringan keanggotaan KADIN DKI Jakarta yang berfokus pada UMKM sangat luas. Kami yakin, kerja sama ini bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, terutama untuk membantu menambah pendapatan para pelaku UMKM yang menjadi agen Pegadaian”, ujar Damar dalam keterangan resminya, Jum’at (12/2/21)

Sementara Ketua Umum KADIN DKI JAKARTA, Diana Dewi sangat mengapresiasi kerja sama yang dilakukan antara KADIN DKI dengan Pegadaian.

Diana berharap Pegadaian bisa membantu anggota KADIN DKI Jakarta terutama pelaku UMKM untuk bisa memutar roda perekonomiannya yang sempat terhambat akibat pandemi.

“Ada sekitar 15 ribu anggota KADIN DKI Jakarta aktif, yang akan menjadi agen Pegadaian. Oleh karena itu, saya berharap dari 5 wilayah di Jakarta, masing-masing bisa memiliki perwakilannya untuk menjadi agen dan membantu memasarkan produk-produk Pegadaian yang bisa menambah pemasukan dari masing-masing anggota”, ucap Diana.

Para anggota KADIN DKI Jakarta yang menjadi agen Pegadaian akan mendapatkan sosialisasi mengenai produk-produk Pegadaian, dan pendampingan serta pembinaan tentang keagenan. Pegadaian juga akan memfasilitasi pengajuan kredit dan promosi yang sedang berlaku atas produk Pegadaian, hingga pemberian fee (kompensasi) bagi anggota KADIN DKI Jakarta yang menjadi agen sesuai ketentuan yang berlaku.

PT Pegadaian (Persero) adalah salah satu BUMN yang diberikan tugas untuk dapat melakukan pemberdayaan dan pembiayaan kepada UMKM. Hal ini selaras dengan visi-misi KADIN DKI Jakarta untuk dapat memberdayakan UMKM khususnya di Provinsi DKI Jakarta.

“Perjanjian Kerjasama ini adalah salah satu bentuk kolaborasi KADIN DKI Jakarta untuk dapat mengajak seluruh komponen yang ada untuk dapat membantu dan memberdayakan UMKM,” ungkap Diana.

Selain itu KADIN DKI Jakarta sangat mengapresiasi transformasi yang dilakukan oleh PT Pegadaian (persero) pada beberapa tahun belakangan.

Berkat transformasi ini maka semakin mengukuhkan brand image dari Pegadaian “Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah” dengan serangkaian produk-produknya.

Namun demikian harus diakui beberapa produk dari Pegadaian memang masih belum familiar di masyarakat, sehingga salah satu kerjasama ini adalah untuk dapat mensosialiasikan produk yang dibuat Pegadaian untuk dapat membantu UMKM. Bahkan dalam membantu masyarakat selama Pandemi COVID-19, ada pinjaman yang rate nya itu 0% .

“Kedepan dengan ditandatanganinya kerjasama ini maka ada beberapa agenda yang akan kami kolaborasikan dengan PT Pegadaian (Persero), terutama dalam membantu UMKM dan pemulihan ekonomi daerah,” tandas Diana.

Sekedar informasi hingga saat ini tercatat lebih dari 800 perusahaan yang telah bersinergi dengan Pegadaian, diantaranya BUMN, BUMD, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, dan instansi lainnya. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Related Articles

Back to top button