EKONOMINASIONAL

Tahun Ini, Ada 10-15 Hotel Akan Bergabung Dengan HIG

Direksi PT Hotel Indonesia Natour berfoto bersama usai memberikan pemaparan kepada sejumlah awak media di kantornya, 26 Mei 2017. (Sigit artpro)

Jakarta Review – Selain terus melakukan transformasi guna mengembangkan Inna Hotel & Resort sebagai Hotel milik bangsa Indonesia, PT Hotel Indonesia Natour (Persero) juga didaulat oleh Kementerian BUMN sebagai koordinator konsilidasi seluruh hotel yang dimiliki BUMN dalam Hotel Indonesia Group (HIG).

Direktur Utama PT HIN, Iswandi Said menjelaskan saat ini HIG beranggotakan 43 hotel yang terdiri dari 7 hotel Patra Jasa (anak perusahaan Pertamina), 7 hotel Aero Wisata (anak perusahaan Garuda Indonesia), dan 14 Hotel milik HIN.  Ditambah dengan 9 hotel milik Pegadaian (Pesonna Hotels), 1 hotel milik Taman Wisata Candi ( Manohara Hotel Borobudur) dan 5 hotel milik PT Jakarta Tourisindo.

“Dalam waktu dekat kami mengharapkan ada sekitar 10-15  hotel milik BUMN yang akan bergabung dalam jaringan HIG,” ujar Iswandi di Kantor Pusat HIN, Tebet Barat, Jakarta (27/5).

Salah satu hotel yang akan dikelola oleh HIG adalah Inna Sky milik PT Angkasa Pura II (Persero) yang berlokasi di Terminal 3 Bandara Soekarno – Hatta.  Hotel yang akan dimulai pembangunannya pada bulan depan ini diperkirakan akan selesai tahun depan.

“Inna Sky merupakan hotel bintang 4 dengan fasilitas kolam renang, meeting room dan restoran berkelas.  Konsep hotel ini memang agak berbeda dengan hotel yang selama ini ada disekitar airport. Kami adalah Real Airport Hotel,” jelas Direktur Operasi HIN, Satria Pringgodani.

Iswandi menambahkan HIG ditargetkan menjadi hotel chain terbesar di Indonesia.

“Sehingga hotel-hotel tersebut bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, memudahkan dan memberikan layanan terbaik kepada para wisatawan asing maupun lokal, dengan mengedepankan keramahtamahan Indonesia yang  bertaraf Internasional,” pungkas Iswandi.  (win)

 

Tags

Artikel Terkait

Close