EKONOMINASIONAL

Gandeng BNI dan BRI, Waskita Karya Lanjutkan Pembangunan Tol Becakayu

sumber: metrotvnews.com
sumber: metrotvnews.com

Jakarta Review – Proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang mangkrak belasan tahun, akhirnya bisa dilanjutkan kembali. Hal ini bisa terjadi karena PT Waskita Karya selaku kontraktor proyek berhasil mendapat kucuran kredit dari dua Bank BUMN yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Kedua bank pelat merah tersebut mengucurkan kredit sindikasi senilai Rp5,9 triliun.

Pembiayaan dilakukan dalam 2 tahap. Pada tahap kontruksi proyek jalan tol, pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit modal kerja kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Beton Precast selaku turn key contractor masing-masing sebesar Rp 735,6 Miliar dan Rp 1,70 triliun. Pada tahap proyek jalan tol beroperasi, pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit investasi sebesar Rp 3,49 triliun kepada PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku investor dan operator tol yang saat ini 60% sahamnya dikuasai PT Waskita Toll Road. Adapun BNI dan BRI bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arranger (MLA). Adapun Agen Fasilitas dan Agen Penampungan juga ditangani oleh BNI. Sedangkan BRI bertindak sebagai Agen Jaminan.

Penandatanganan Perjanjian Kredit ini dilaksanakan di Jakarta, Jumat (30 Oktober 2015). Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Keuangan BNI Rico Budidarmo dan Direktur BRI Haru Koesmahargyo.

Direktur Keuangan BNI Rico Budidarmo mengungkapkan, penyaluran kredit pada proyek pembangunan Jalan Tol Becakayu ini merupakan upaya yang dilakukan BNI untuk mengoptimalkan fungsi intermediari perbankan nasional. BNI sendiri telah menegaskan akan mendukung program-program pembangunan negara, terutama pada bidang energi, industri, dan infrastruktur. Infrastruktur merupakan salah satu sektor unggulan yang menjadi fokus ekspansi kredit BNI pada segmen Bisnis Banking.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur BRI, Mohammad Irfan bahwa dukungan ini merupakan upaya nyata dunia perbankan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia. Melalui pembangunan jalan tol yang dilakukan secara sinergi ini, BRI berharap dapat mempercepat pertumbuhan bisnis dari berbagai sektor khususnya usaha mikro dan kecil di wilayah Jabodetabek.

Penandatanganan ini sekaligus membuktikan dukungan dari dunia perbankan kepada Waskita Group untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Tol Becakayu tersebut. Tol Becakayu yang memiliki panjang 21,04 km ini terbagi atas dua seksi yaitu Seksi I sepanjang 11 km (ruas Casablanca Jaka Sampurna), dan Seksi II sepanjang 10,04 km (ruas Jaka Sampurna Duren Jaya).

Tol Becakayu Seksi I menelan biaya investasi Rp 5 triliun, biaya konstruksi Rp 4,6 triliun dan masa konsesi 45 tahun (sejak SPMK). Sebagai bagian dari Jaringan jalan Tol di Jabodetabek, Jalan Tol Becakayu memiliki peranan penting dalam memperlancar arus lalu lintas, distribusi barang dan jasa yang menghubungkan Provinsi DKI Jakarta dengan Kota Bekasi dan sekitarnya. Progress yang telah dicapai sampai dengan September 2015 adalah 27,5%. Target operasi jalan tol ini direncanakan mulai pada bulan Desember 2017.

Selain dukungan dari perbankan, pembangunan jalan tol Becakayu ini pun mendapat support dari pabrik beton PT Waskita Beton Precast (WBP) selaku anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Di proyek ini WBP menyediakan Jasa Pengadaan Pekerjaan Pembangunan Jalan Tol Becakayu dengan 10 (sepuluh) item pekerjaan, terdiri dari mobilisasi (0,08%), Box Culvert (0,03%), Pipa Gorong-gorong (0,01%), U-ditch (1,93%), Perkerasan Beton (0,86%), Ready Mix (12,13%), Baja Tulangan (17,80%), Girder (30,89%), Tiang Pancang (13,19), dan Struktur Baja (23,08). Total nilai kontrak yang diperoleh WBP di proyek ini sebesar Rp 3,04 miliar. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close