DIDAKTIKANASIONAL

Menpora: Paskibraka adalah Miniatur Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Seluruh Purna Paskibraka Indonesia foto bersama presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Menpora Imam Nahrawi usai apel kebangsaan Purna Paskibraka Indonesia di lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON), Jakarta, 23/8/2017. (Yoppy Renato, Liputan6.com)

Jakarta Review – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengapresiasi kerja Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia (PPI) yang berhasil menghadirkan 3300 adik-adik Paskibraka tahun 2017 dari seluruh Indonesia dalam Apel Kebangsaan Purna Paskibraka Indonesia 2017, pada Rabu (23/8/2017) di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON), Jakarta.

“Ini adalah kerja luar biasa karena apel kebangsaan ini merupakan puncak berkumpulnya Paskibraka setelah menjalankan tugas pada peringatan HUT RI baik ditingkat nasional maupun daerah,” kata Menpora.

Imam mengatakan acara ini sangat spektakuler karena baru kali dalam sejarah, Purna Paskibraka dan Paskibraka berkumpul dari provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka menguatkan rasa kebangsaan dan mengikrarkan anti radikalisme, anti narkoba dan anti terorisme.

Menurutnya, hal itu bertanda bahwa Paskibraka betul-betul menjadi generasi revolusi mental yang siap menjadi contoh dan panutan di tengah-tengah masyarakat dan pelajar.

“Lebih dari itu, bendera Merah Putih selamanya harus di kawal dan di junjung tinggi keberadaannya agar jangan sampai siapa pun mengganggu bendera Merah Putih. Karena itu, Apel Kebangsaan ini sangat penting bagi kita semua,” tegasnya.

Menteri termuda di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo itu juga mengatakan bahwa Paskibraka adalah miniatur persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dimana Anggota Paskibraka mewakili provinsi dan kabupaten/kota masing-masing.

“Paskibraka merupakan model kaderisasi revolusi mental pemuda yang seratus persen adalah Indonesia, seratus persen Pancasila, seratus persen Bhineka Tunggal Ika, seratus persen berintegritas, seratus persen anti narkoba, seratus persen anti radikalisme dan seratus persen anti terorisme,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Paskibraka bukanlah sekedar pasukan pembawa kain merah dan putih akan tetapi lebih dari itu, anggota Paskibraka adalah penjaga martabat dan kehormatan sebuah bangsa bernama Indonesia.

“Anggota Paskibra adalah orang-orang pilihan yang diberi mandat untuk menjaga pusaka-pusaka dan bendera merah putih,” tandasnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close