OTOMOTIF

Waspada CVT Belt Putus Mendadak di Jalan

Planet Ban menggelar Promo Service Rutin senilai Rp39 ribu kepada pelanggan. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Cara kerja motor jenis matik dan motor tipe bebek dan sport agak berbeda. Pada motor matik, penggerak roda belakang dinamakan Continuous Variable Transmission atau biasa disingkat CVT, sementara pada motor biasa memakai rantai.

Pada CVT terdapat banyak komponen yang saling terhubung, seperti roller, kampas kopling ganda, mangkok kopling sampai belt. Dan dari komponen tadi, belt jadi bagian yang paling vital. Belt ini menghubungkan antara drive pulley (pulley depan) dengan driven pulley (pulley belakang) untuk menggerakkan roda.

Celakanya belt ini menjadi bagian yang rawan karena sewaktu-waktu bisa putus tanpa kita sadari. Jika itu terjadi, otomatis roda nggak akan bisa berputar meski mesin dapat hidup normal.

Mengapa belt ini bisa putus, biasanya aus akibat pemakaian. Karena memang banyak pemilik kendaraan matik alpa memeriksa komponen ini karena posisinya memang tertutup. Apalagi untuk melepas komponen ini  butuh alat khusus seperti treker dan sabuk pengikat.

Sementara untuk melakukan perawatan CVT butuh biaya tambahan di luar jasa servis rutin. Jadi orang berpikir buat apa bayar dobel, padahal ini sangat penting loh.

Kemalasan merawat rutin belt ini harusnya sudah jadi cerita usang, karena untuk perawatan rutin komponen ini Anda hanya cukup mengeluarkan biaya Rp 39 Ribu. Loh kok bisa?

Menurut Kepala Mekanik Planet Ban Arie Saputra, melakukan perawatan motor matik di Planet Ban kini memang tak mahal lagi. Cukup dengan biaya Rp 39 ribu sudah termasuk pembersihan dan perawatan komponen CVT termasuk CVT belt.

“Belt akan diperiksa kondisinya, jika secara fisik belum menunjukkan gejala getas atau pecah-pecah, belt akan disemprotkan cairan belt conditioner supaya kembali lentur. Ini untuk mencegah belt putus mendadak di jalan,” katanya.

Selain memeriksa kondisi CVT dan belt, biaya Rp 39 ribu tadi sudah termasuk biaya membersihkan throttle bodynya atau komponen pengganti karburator di motor injeksi sekarang.

“Selain itu bikers juga akan dapat fasilitas pengecekan dan pemeriksaan komponen motor lainnya seperti ban, rem, radiator, aki, filter udara, busi, ECU dan rantai,” ujar  Arie Saputra. (win)

Tags
Close