LIVERPOOL, jakrev.com – Legenda hidup Liverpool sekaligus pengamat sepakbola, Jamie Carragher melontarkan kritik tajam terhadap performa The Reds setelah ditahan imbang 1-1 oleh Tottenham Hotspur di Anfield, Minggu (15/3/20026) malam waktu setempat.
Hasil seri ini tidak hanya mengecewakan publik tuan rumah, tetapi juga menjadi pukulan telak bagi ambisi skuat asuhan Arne Slot untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Kemenangan yang sudah di depan mata harus buyar ketika mantan striker Everton, Richarlison, mencetak gol penyeimbang di menit ke-90.
Bagi Tottenham, gol krusial ini menjadi napas tambahan dalam perjuangan mereka menghindari zona degradasi. Sebaliknya, The Reds kini tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris, terpaut dua poin dari Aston Villa dan hanya unggul satu angka dari Chelsea.
Carragher secara blak-blakan menyebut hasil ini sebagai sebuah “bencana” bagi Liverpool.
“Ini adalah bencana mutlak bagi Liverpool dalam upaya mereka lolos ke Liga Champions,” tegas Carragher, seperti dikutip dari Sky Sports.
“Mereka justru membuat Tottenham, yang sedang terpuruk, terlihat seperti tim yang cukup bagus.”
Krisis Lini Belakang dan Mentalitas Pemain
Sepanjang pertandingan, Richarlison sebenarnya membuang sejumlah peluang emas sebelum akhirnya berhasil merobek jala gawang di hadapan tribune The Kop. Hal ini menyoroti rapuhnya barisan pertahanan tuan rumah.
“Pertahanan Liverpool benar-benar memalukan. Sejak babak pertama, saya sudah bilang bahwa mereka seperti bermain sambil tidur. Ini performa yang sangat buruk,” kritik mantan bek Timnas Inggris tersebut.
Carragher juga menyoroti akar masalah dari inkonsistensi Liverpool musim ini. Menurutnya, persoalan tidak sekadar terletak pada taktik manajer, melainkan pada komposisi dan karakter skuad hasil rekrutan musim panas lalu.
“Terlalu banyak pemain di skuad ini yang hanya mau berlari ketika bola ada di kaki mereka. Mereka enggan bekerja keras, bertahan, dan membuat lawan kesulitan. Itulah mengapa sangat mudah bermain melawan Liverpool saat ini,” paparnya.
Catatan Buruk di Menit Krusial
Kegagalan mempertahankan keunggulan ini memperpanjang rekor kelam Liverpool di musim ini. Fakta mencatat, The Reds telah membuang tujuh poin dari posisi unggul saat bermain di Anfield. Angka ini menyamai rekor terburuk mereka yang pernah terjadi pada musim 2016/2017.
Lebih mengkhawatirkan lagi, gol telat Richarlison menjadi gol kedelapan yang bersarang di gawang Liverpool pada menit ke-90 atau lebih di ajang Liga Inggris musim ini. Statistik tersebut menjadi catatan kebobolan di masa stoppage-time terbanyak Liverpool dalam satu musim kompetisi.

