BerandaOLAHRAGAMeski Tersingkir di Penyisihan, Italia Bakal Tetap Guncang Piala Dunia 2026

Meski Tersingkir di Penyisihan, Italia Bakal Tetap Guncang Piala Dunia 2026

JAKREV.COM – Kegagalan Gennaro Gattuso membawa Timnas Italia ke Piala Dunia 2026 menyisakan luka mendalam bagi publik sepakbola Negeri Pizza.

Kekalahan dramatis dari Bosnia-Herzegovina di final play-off memastikan absennya Azzurri untuk kali ketiga secara beruntun. Namun, meski lagu kebangsaan Fratelli d’Italia tidak akan berkumandang dari bench pemain, pengaruh taktik Italia tetap akan terasa kuat di panggung dunia.

Tercatat ada tiga pelatih asal Italia yang secara resmi berhasil mengamankan tiket menuju turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Fenomena ini membuktikan bahwa meskipun kualitas pemain nasional mereka sedang menurun, ekspor kecerdasan taktik Italia masih menjadi komoditas unggulan global.

Eksodus Taktik: Dari Brasil hingga Uzbekistan

Menariknya, ketiga sosok ini bukan sekadar pelatih biasa, melainkan mantan penggawa Azzurri yang kini meniti sukses di federasi yang berbeda.

  1. Carlo Ancelotti (Brasil): Sosok paling senior dalam daftar ini sukses membawa raksasa Amerika Latin, Brasil melenggang ke putaran final. Kehadiran Don Carlo di bangku cadangan Selecao tentu menjadi daya tarik utama bagi para pengamat taktik dunia.

  2. Fabio Cannavaro (Uzbekistan): Mantan kapten pemenang Piala Dunia 2006 ini mencetak sejarah baru. Di bawah arahannya, Uzbekistan berhasil memastikan diri sebagai salah satu wakil Asia yang patut diperhitungkan.

  3. Vincenzo Montella (Turki): L’Aeroplanino sukses mengantarkan Turki meraih tiket final setelah menundukkan Kosovo. Keberhasilan Montella mempertegas dominasi manajer Italia di kancah internasional.

Dominasi Global Pelatih Elite

Data menunjukkan bahwa Italia masih duduk di posisi keempat sebagai negara penyumbang pelatih terbanyak di Piala Dunia 2026.

Mereka hanya kalah dari Argentina dan Prancis yang masing-masing mengirimkan enam pelatih, serta Spanyol dengan empat pelatih.

Total ada 25 negara berbeda yang menyumbangkan pelatih untuk 48 tim kontestan. Sementara negara-negara seperti Jerman menyamai Italia dengan tiga pelatih, Inggris dan Belanda hanya memiliki dua wakil di kursi kepelatihan.

Keunikan Kursi Pelatih di 2026

Piala Dunia mendatang juga menampilkan keberagaman yang menarik. Afrika Selatan akan dipandu oleh satu-satunya pelatih asal Belgia, Hugo Broos.

Sementara Kanada mencatatkan sejarah unik dengan dipimpin oleh Jesse Marsch, satu-satunya pelatih asal Amerika Serikat yang berlaga di turnamen tersebut.

Bagi fans sepakbola di Tanah Air, fenomena ini menjadi pengingat bahwa sepakbola bukan hanya soal talenta di lapangan, tapi juga tentang adu strategi dari pinggir lapangan yang tetap dikuasai oleh DNA Italia.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

[Jakarta Review

JANGAN LEWATKAN