BELFAST, jakrev.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia tinju internasional. Petinju kebanggaan Irlandia Utara, Michael Conlan (20-4, 10KO) secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari ring tinju profesional.
Keputusan besar tersebut diambil Conlan sesaat setelah dia menderita kekalahan split-decision dari petinju Amerika Serikat, Kevin Walsh (20-0,10KO) dalam laga utama di SSE Arena, Belfast, akhir pekan kemarin.
Laga yang sejatinya diproyeksikan sebagai batu loncatan Conlan menuju perebutan gelar juara dunia itu justru berakhir antiklimaks.
Kekalahan di kampung halamannya sendiri menjadi sinyal kuat bagi petinju 34 tahun itu untuk menyudahi karier yang telah dia jalani selama 27 tahun.
Drama Skor Tipis di SSE Arena
Pertarungan 10 ronde antara Conlan dan Walsh berlangsung sangat ketat. Dominasi Conlan di beberapa ronde awal sempat memberikan harapan bagi pendukung tuan rumah.
Namun, Walsh yang datang dengan status tak terkalahkan mampu memberikan perlawanan sengit hingga ronde terakhir.
Ketimpangan penilaian juri terlihat jelas saat pengumuman pemenang, juri pertama memberikan angka 97-93 untuk Michael Conlan. Namun, dua juri lain menuliskan skor identik 94-96 untuk Kevin Walsh (20-0, 10KO).
Dengan hasil ini, Kevin Walsh berhasil mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya, sekaligus mematahkan ambisi Conlan untuk kembali naik ke level elite dunia.
Pernyataan Emosional Michael Conlan
Usai laga, peraih medali perunggu Olimpiade London 2012 ini tidak mencari alasan atas kekalahannya. Ia dengan jantan mengakui bahwa fisiknya sudah memberikan sinyal untuk berhenti.
“Sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal pada tinju. Saya ingin melangkah pergi dengan kondisi kesehatan yang tetap terjaga dan keluarga yang bahagia,” ungkap Conlan kepada para wartawan.
Meski gagal mewujudkan mimpinya menjadi juara dunia di level profesional, Conlan mengaku bangga dengan pencapaiannya. Ia menegaskan bahwa kekalahan ini adalah konfirmasi terakhir yang ia butuhkan untuk pensiun.
Fokus Membina Generasi Muda
Melalui unggahan di akun media sosialnya, Conlan menyatakan akan tetap berada di lingkungan olahraga yang membesarkannya, namun bukan lagi sebagai petarung.
“Saya tahu sekarang adalah waktu yang tepat untuk mundur. Fokus saya selanjutnya adalah membantu generasi penerus, membimbing mereka untuk mencapai potensi maksimal mereka,” tulis Conlan.
Kekalahan dari Walsh menambah daftar hasil pahit Conlan dalam beberapa tahun terakhir, setelah sebelumnya juga sempat takluk dari Leigh Wood dan Luis Alberto Lopez. Bagi para penggemar tinju, pensiunnya Conlan menandai berakhirnya era salah satu petinju paling teknis asal Belfast.


