BerandaOLAHRAGATaktik Rahasia Allegri Sukses Redam Inter Milan, Bos Rossoneri Sampai Turun Gunung

Taktik Rahasia Allegri Sukses Redam Inter Milan, Bos Rossoneri Sampai Turun Gunung

MILAN, jakrev.com – Kemenangan prestisius diraih AC Milan saat menantang rival bebuyutan, Inter Milan dalam lakon Derby della Madonnina, Senin (9/3/2026) dini hari WIB.

Kemenangan 1-0 di San Siro ini tak sekadar memutus rekor tak terkalahkan Inter sejak November, namun juga menjadi bukti kematangan taktik sang allenatore, Max Allegri.

Gol tunggal kemenangan Rossoneri dicetak oleh Pervis Estupinan, yang merobek jala Yann Sommer di tiang dekat usai menerima umpan terobosan Youssouf Fofana.

Menariknya, Allegri secara terbuka membeberkan bahwa gol perdana Estupinan tersebut adalah hasil dari skema yang sudah dilatih berulang kali.

“Kami memang sudah menyiapkan situasi tersebut di sesi latihan,” ungkap Allegri kepada DAZN Italia.

Dia secara khusus menginstruksikan anak asuhnya untuk mengeksploitasi celah pengawalan bek Inter, Luis Henrique.

“Henrique adalah pemain yang sangat bagus, tapi kami tahu celahnya. Fofana juga tampil luar biasa dengan umpan asisnya. Performa tim ini terus meningkat,” ujarnya.

Kehadiran Langsung Gerry Cardinale

Laga krusial ini juga diwarnai pemandangan spesial di luar lapangan. Pemilik Milan, Gerry Cardinale hadir langsung di stadion untuk kali pertama dalam 18 bulan terakhir.

Usai peluit panjang, dia bahkan turun ke ruang ganti untuk menyalami dan memberikan selamat kepada para pemain.

“Saya sangat senang pihak klub dan pemilik memberikan apresiasi langsung. Ini adalah suntikan moral yang besar. Namun, kita harus tetap membumi karena kita belum mencapai target apa pun musim ini,” tegas Allegri.

Realistis Menatap Scudetto

Kemenangan ini membuat Milan menyentuh angka 60 poin, sekaligus memangkas jarak dengan Inter di puncak klasemen menjadi tujuh poin dengan 10 pertandingan tersisa.

Situasi ini memantik memori musim 2010-11, di mana Milan yang juga dilatih Allegri sukses menyapu bersih dua derbi dan berakhir dengan merengkuh trofi Scudetto.

Meski demikian, Allegri menolak terbuai euforia juara. Dia tetap konsisten bahwa fokus utama tim adalah mengamankan tiket ke Liga Champions. Kemenangan ini sangat krusial untuk menjauhkan diri dari kejaran Juventus (-10 poin), serta Como dan AS Roma (-9 poin).

“Inter memiliki keunggulan tujuh poin, itu jarak yang sangat besar. Mereka tetaplah tim yang paling kuat dan favorit mutlak untuk meraih Scudetto,” ucapnya merendah.

Secara taktik, Milan tampil menggebrak di babak pertama sebelum akhirnya banyak ditekan di paruh kedua.

“Kami menguras energi sangat besar di babak pertama. Saat Inter menaikkan gigi (tempo), kami terpaksa bermain lebih dalam. Namun selain satu peluang serangan balik dari Federico Dimarco, saya tidak melihat Inter memiliki peluang yang benar-benar berbahaya,” pungkas Allegri.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

[Jakarta Review

JANGAN LEWATKAN