JAKREV.COM – Dunia balap motor Indonesia baru saja mencatatkan tinta emas di kancah internasional. Rider muda berbakat, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar sebagai pembalap Indonesia pertama yang sukses menapakkan kaki di podium Grand Prix kelas Moto3.
Tampil memukau di Autodromo Internacional de Goiania, Brasil, pembalap yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia ini berhasil mengamankan podium ketiga (P3).
Pencapaian tersebut tentunya terasa sangat spesial mengingat Veda baru menjalani balapan keduanya di level Grand Prix.
Aksi Heroik di “Sprint Race” Mendadak
Sejak lampu hijau menyala, Veda yang memulai balapan dari posisi keempat (P4) menunjukkan kematangan mental yang luar biasa. Dia terus menempel ketat grup terdepan dan menjaga ritme balapnya agar tetap stabil di posisi 10 besar.
Drama sempat terjadi ketika bendera merah (red flag) berkibar di tengah lomba, yang memaksa balapan dipangkas menjadi format layaknya sprint race sepanjang lima putaran saja.
Namun, situasi ini justru menjadi panggung pembuktian bagi Veda. Dia tampil agresif namun tetap cerdas dalam melakukan manuver, hingga akhirnya berhasil mengunci posisi ketiga di lap terakhir.
“Saya sudah merasakan feeling yang bagus sejak awal akhir pekan. Layout sirkuit ini sangat saya sukai dan motor dalam kondisi prima berkat kerja keras tim,” ujar Veda dalam keterangan resminya.
Target Selanjutnya: Menaklukkan Benua Amerika
Keberhasilan di Brasil tak membuat pembalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta ini cepat puas. Veda mengakui bahwa hasil ini di luar ekspektasinya yang semula hanya ingin belajar beradaptasi dengan atmosfer Moto3.
“Saya tidak menyangka bisa meraih podium secepat ini. Namun, sekarang saya tahu bahwa saya punya kapasitas untuk bertarung di barisan depan,” kata Veda.
Kini, fokus Veda sepenuhnya beralih ke seri balap berikutnya yang akan digelar di Amerika Serikat. Meskipun trek di Negeri Paman Sam tersebut merupakan wilayah baru baginya, Veda berkomitmen untuk mempertahankan momentum positif ini.
“Balapan berikutnya di Amerika akan menjadi tantangan baru karena saya belum pernah mencoba lintasannya. Saya akan terus belajar dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” pungkasnya.
Prestasi Veda di Brasil ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan sinyal kuat bahwa talenta balap Indonesia kini siap berbicara lebih banyak di panggung dunia.

