LIFESTYLEOLAHRAGA

Menjelang Akhir Tahun, GPMB Kembali Perebutkan Piala Bergilir Presiden

Penampilan salah satu peserta Grand Prix Marching Band (GPMB) 2022 yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (24/12). (Dok: Win/Jakrev.com)

Jakarta Review, Jakarta – Tahun 2022 ini, Yayasan Grand Prix Marching Band (GPMB) kembali memperebutkan piala bergilir Presiden. Ajang pertemuan semua pemain, pecinta dan pemerhati marching band kali ini merupakan pelaksanaan ke-37 kalinya.

Perhelatan besar ini dilakukan Yayasan GPMB bekerja sama dengan PT. Jakarta Konsultindo (Jakkon) melalui strategic business unitnya, yaitu Ikonik Indonesia yang bergerak di bidang kompetensi Event, Branding dan Communication.

Ketua Yayasan GPMB, Lisa Ayodhia mengatakan, melalui marching band, pihaknya ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari gaya hidup, sarana meningkatkan kreativitas seni dan olahraga, sekaligus meningkatkan persatuan dalam keberagaman.

“Yang tak kalah penting melalui marching band ini, kita membangun karakter bangsa, sebagai pilar penting pembangunan kebudayaan yang berkemajuan. Secara khusus memajukan generasi muda dalam menerima tongkat estafet kepemimpinan,” ujarnya, pada konferensi pers, di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (24/12/2022).

GPMB terakhir dilaksanakan untuk yang ke-36 kalinya pada tahun 2020. Namun dilaksakan secara online (daring) mengingat tahun 2020 itu masih dalam masa awal pandemi Covid-19. Sebagai kompetisi tertua di Indonesia, komunitas marching band Indonesia sudah sangat merindukan acara GPMB.

“Acara GPMB ini merupakan sebuah ajang lebaran insan marching band dari seluruh Indonesia. Oleh karena itu, tentu acara ini sudah sangat dinantikan,” katanya.

Lisa menambahkan, tahun ini bisa dikatakan memberikan suasana baru bagi unit marching band. Jika biasanya acara dilaksanakan di Istora Senayan, tahun ini GPMB dilaksanakan di Plenary Hall Jakarta Convention Center.

“Para unit marching band sudah siap berlaga untuk memperebutkan Piala Bergilir Presiden ini,” sebutnya.

Untuk diketahui, tahun ini GPMB diikuti oleh 11 unit Marching Art Performance, 5 unit Parade, 10 unit Colorguard, 4 unit Drum Battle dan 24 peserta lomba perorangan. Peserta hadir dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Dalam marching band, terdapat banyak unsur positif bertemu menjadi satu harmoni, mulai dari pendidikan, seni dan budaya, olahraga dan generasi muda, wisata dan ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan perempuan,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button