BerandaREHATLIFESTYLE & HIBURANRitchie Blackmore Buka Rahasia soal Serangan Mengerikan dan Trauma Masa Kecil yang...

Ritchie Blackmore Buka Rahasia soal Serangan Mengerikan dan Trauma Masa Kecil yang Hantui Kariernya

NEW YORK, jakrev.com – Legenda hidup gitar dunia, Ritchie Blackmore, baru-baru ini mengungkap fakta mengejutkan di balik pembatalan tur Amerika Serikat bersama bandnya, Blackmore’s Night, akhir tahun lalu.

Pendiri Deep Purple dan Rainbow ini mengaku mengalami serangan vertigo yang sangat parah hingga menyebutnya sebagai pengalaman yang tak ingin ia rasakan lagi.

Dalam wawancara terbaru bersama majalah Guitar Player, musisi 80 tahun ini menjelaskan bahwa masalah kesehatan tersebut memaksa dirinya membatalkan empat jadwal konser di wilayah East Coast.

Walaupun sudah terbiasa berhadapan dengan masalah jantung dan punggung, Blackmore menegaskan vertigo adalah level rasa sakit yang berbeda.

Bermula dari Infeksi Telinga

Kondisi ini ternyata dipicu oleh virus yang menyerang telinga bagian dalam. Infeksi tersebut mengganggu keseimbangan kristal kecil di saluran telinganya, yang berujung pada pusing hebat dan hilangnya keseimbangan secara mendadak.

“Saya tidak mendoakan hal itu dialami oleh musuh terburuk saya sekalipun,” ujar Blackmore.

Dia menambahkan bahwa saat ini dirinya sedang beristirahat total dan berada di bawah pengawasan ketat tim dokter untuk menangani berbagai keluhan kesehatan lainnya.

Fobia Perjalanan dan Kenangan Pahit Masa Kecil

Menariknya, serangan kesehatan ini membawa Blackmore pada sebuah refleksi tentang trauma masa kecilnya. Dia mengaku sebenarnya memiliki kebencian mendalam terhadap perjalanan jarak jauh.

“Saya membenci perjalanan sejak masih anak-anak,” tandasnya.

Blackmore mengenang bagaimana dirinya selalu mabuk perjalanan saat bepergian dengan bus menuju Bristol atau Bath.

Dia sering kali muntah di kendaraan, sebuah pengalaman memalukan yang kini berkembang menjadi fobia terhadap ruang tertutup seperti mobil atau van.

Masa Depan Konser: Hanya Radius 60 Menit

Kabar baik bagi penggemar, Blackmore tidak berencana untuk gantung gitar sepenuhnya. Namun, dia menerapkan syarat yang sangat ketat untuk penampilan panggungnya di masa depan.

Menetap di Long Island, New York, dia berharap hanya akan menggelar pertunjukan di teater-teater kecil di sekitar kediamannya. Strategi ini dia ambil agar waktu tempuh dari rumah ke lokasi konser tidak lebih dari satu jam.

Selain vertigo, Blackmore juga mengonfirmasi masih berjuang melawan migrain okular yang mengganggu penglihatan, serta riwayat saraf terjepit di bagian leher dan punggung bawah yang selama puluhan tahun dia atasi dengan suntikan pereda nyeri setiap kali akan melakukan tur.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

JANGAN LEWATKAN