SEREMONI

Brantas Abipraya Kantongi Dua Proyek Baru, Dukung Kemajuan Infrastruktur Indonesia

PT Brantas Abipraya (Persero) meraih dua kontrak baru yakni proyek Pembangunan Flyover Ganefo (Mranggen) Ruas Semarang-Godong di Kabupaten Demak, Jawa Tengah dan pekerjaan Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kawasan Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Membuktikan keseriusannya dalam membangun untuk negeri, PT Brantas Abipraya (Persero) yang merupakan perusahaan konstruksi milik negara ini raih dua kontrak baru di bidang infrastruktur. Diantaranya proyek Pembangunan Flyover Ganefo (Mranggen) Ruas Semarang-Godong di Kabupaten Demak, Jawa Tengah dan pekerjaan Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kawasan Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.  Perusahaan BUMN ini siap menjawab tantangan dengan menjalankan kepercayaan yang telah diberikan dalam pembangunan infrastruktur di Demak dan Sigi ini.

“Salah satu proyek, Fly Over Ganefo Mranggen ruas Semarang-Godong resmi kami tandaitangani di Kantor Pemprov Jawa Tengah disaksikan Bapak Ganjar (29/9). Sesuai arahan Pak Ganjar, dalam pengerjaannya pun kami akan melibatkan masyarakat setempat untuk turut bekerja bergotong-royong menyelesaikan jembatan layang ini,” ujar Dody Perbawanto, General Manager Divisi Operasi 3 PT Brantas Abipraya (Persero).

Dikatakannya lagi, dengan mengikutsertakan warga dalam pengerjaan proyek ini diharapkan Dody juga dapat menyokong perekonomian masyarakat setempat, meningkatkan semangat bekerja mendapatkan penghasilan di tengah pandemi COVID-19.  Proyek yang ditargetkan selesai pada 6 Maret 2022 ini, akan dibangun melintang di atas perlintasan kereta api sepanjang 800 meter dengan lebar fly over 13,5 meter.

Selain Fly Over Ganefo Mranggen, urai Dody, proyek lainnya yang dikantongi Brantas Abipraya di bidang infrastruktur adalah Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kawasan Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru. Ditandatangi pada 6 Oktober lalu, proyek ini akan dikerjakan selama 8 bulan dan direncanakan rampung pada Juni 2021. Diharapkan setelah rampung proyek ini dapat menunjang produktifitas warga Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Sigi.

Sebagai bukti komitmen Brantas Abipraya taat dan selalu menerapkan Budaya BUMN AKHLAK, tentunya dalam penuntasan dua proyek baru ini harus didasari dengan nilai-nilai di dalamnya seperti Amanah, berpegang teguh pada kepercayaan yang telah diberikan, fokus menyelesaikan dengan mengutamakan mutu, kualitas serta K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Kompeten dengan menugaskan Insan Abipraya yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya serta Harmonis, bersama tim proyek bergotong-royong saling peduli dan menghargai perbedaan. Tak hanya itu, budaya Loyal dengan selalu tertanam pada Insan Abipraya dengan memberikan dedikasi tinggi untuk bangsa dan negara.

“Kami pun terus berinovasi dalam teknologi konstruksi untuk menghasilkan mutu dan kualitas karya konstruksi kami yang kokoh serta berkualitas. Ini merupakan nilai budaya BUMN, Adaptif. Tiap pengerjaan konstruksi di mana pun berada, kami juga selalu mengajak masyarakat setempat turut berpartisipasi dalam penyelesain proyek sebagai bukti nilai budaya BUMN, Kolaboratif,” tutup Dody. (win)

Tags
Close