MEGAPOLITANSEREMONI

Jakarta Tourism Forum Salurkan Bantuan untuk Tim Medis Perawat Pasien Covid-19

Ketua Dewan Pengawas JTF Nurdin Al Fahmi menyalurkan bantuan dari member JTF untuk tenaga medis yang akan merawat pasien Covid-19 yang diakomodasi di Hotel kelolaan PT Jakarta Tourisindo. Bantuan  diterima oleh Novita Dewi Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo, pengelola Grand Cempaka Bisnis Hotel yang menjadi tempat tinggal sementara para tenaga medis tersebut di Lobi Grand Cempaka Bisnis Hotel, Jum’at, (3/4). (dok: win/jakrev)

Jakarta Review, Jakarta – Jakarta Tourism Forum (JTF) memberikan bantuan dalam bentuk berbagai barang yang dibutuhkan oleh tenaga medis yang akan merawat pasien Covid-19 di beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Bantuan tersebut diterima oleh Novita Dewi Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo, pengelola Grand Cempaka Bisnis Hotel yang menjadi tempat tinggal sementara para tenaga medis tersebut di Lobi Grand Cempaka Bisnis Hotel, Jum’at, (3/4).

Chairman/Founder JTF, Salman Dianda Anwar mengatakan bantuan ini diberikan secara spontan setelah banyak petugas medis yang terpapar saat menjalankan misi kemanusiaan. Menurutnya, saat ini ada sekitar 50 tenaga medis di Jakarta yang terpapar COVID-19.

“secara spontan kami tergerak dan haru saat menyaksikan banyak tim medis yang tidak hanya terpapar tapi juga banyak yang syahid meninggal dunia karena  menjalankan misi kemanusiaan merawat pasien Covid-19,” ujar Salman.

Terkait keprihatinan tersebut, lanjut Salman, pihaknya bersama para stakeholder melakukan penggalangan dana. Hasilnya, dalam empat hari berhasil terkumpul dana sekitar Rp 240 juta.

“Syukur Alhamdulillah ada 140-an member WA Group JTF antusias bahkan meluas di luar member dan hanya dalam 4 hari angkanya sdh mencapai 240 an juta,” tutur Salman.

Untuk tahap pertama ini lanjut Salman sumbangan yang disalurkan senilai Rp 110 juta, namun dalam bentuk barang. Adapun bantuan yang diberikan adalah 1,5 ton beras, 100 kilogram daging, 100 kilogram daging ayam, 5 boks vitamin E, 200 botol masing-masing kemasan 60 mili liter hand sanitizer, 25 botol masing-masing ukuran satu liter hand sanitizer dan 50 set APD. Kemudian, 20 dus sarung tangan, satu unit kulkas ASI, 750 boks makanan siap saji, 200 karton mineral batik, buah-buahan, tiga botol madu sehat dan dua boks madu kemasan.

“secara angka mungkin bantuan ini tidaklah seberapa, tapi yang tak ternilai adalah sikap sigap dan peduli, solidaritas soasial dan uluran tangan kami saat warga bangsa ada yang membutuhkan, kita gotong royong ini modal sosial dan sejatinya menjadi ciri bangsa kita,” jelas Salman

Disisi lain Ketua Dewan Pengawas JTF Nurdin Al Fahmi berharap, gerakan ini bisa merangsang pihak swasta dan masyarakat umum lain untuk ikut bergerak membantu pemerintah baik pusat maupun DKI Jakarta dalam menangani COVID-19, meski saat ini yang paling terdampak adalah sektor pariwisata.

“Kami ingin menunjukan, bahwa sektor yang terdampak masih bisa ikut membantu sesama, khususnya tenaga medis yang merupakan pejuang kemanusiaan di garis terdepan,” katanya.

Tak lupa Nurdin juga mengapresiasi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dengan sigap dan cepat memberikan penginapan gratis kepada Tim Medis perawat Pasien Covid-19 di Hotel dibawah kelolaan PT Jakarta Tourisindo, BUMD DKI yang bergerak di bidang perhotelan.

“Semoga gerakan semacam ini bisa meluas sehingga tidak hanya kita bebankan kepada pemerintah tetapi pihak swasta dan masyarakat umum ikut ambil bagian. Hal ini sudah kita buktikan ketika bencana tsunami aceh, gempa yogya, tsunami dan gempa palu dll,” pungkasnya.

Sekedar informasi JTF adalah wadah berkumpulnya para pemangku kepentingan pariwisata DKI Jakarta guna bersinergi mewujudkan Jakarta sebagai salah satu Destinasi wisata kelas dunia dan pusat wisata halal dunia melalui berbagai kegiatan; pertemuan para stakeholder, promosi, agenda aksi, mendorong dan ikut serta dalam memperbaiki berbagai hal penting dalam dunia kepariwisataan; Aktraksi Wisata / budaya (Attraction), Aksesabilitas / Infrastruktur pendukung (Accessibility), sikap dan perilaku serta keramah-tamahan dalam menyambut para wisatawan / Wisman (Amenity), serta mengupayakan dukungan regulasi, information technology dan digital technology untuk memperkenalkan sisi lain Jakarta kepada khalayak umum secara terbuka dengan harapan dapat mengundang wisatawan baik lokal Jakarta sendiri, luar kota, maupun internasional. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close