OLAHRAGA

Jeda Kompetisi Jadi Momen Krusial Persebaya Benahi Kondisi Ernando Ari hingga Matheus Lagoa

Empat pilar Persebaya alami cedera otot usai lawan Garudayaksa FC. Tim medis manfaatkan jeda liga untuk pemulihan intensif.

SURABAYA, jakrev.com – Tuntas melakoni pertandingan sengit melawan Garudayaksa FC pada pekan ketiga Super League 2026/2027, Persebaya Surabaya tak bisa langsung bernapas lega.

Manajemen dan tim pelatih justru kini harus mengalihkan perhatian penuh pada kondisi kebugaran para penggawanya.

Masa jeda kompetisi yang sedang berlangsung pun dijadikan momen krusial bagi tim berjuluk Green Force ini untuk memacu pemulihan fisik.

Pemantauan ketat tengah dilakukan terhadap empat pemain utama yang dilaporkan mengalami masalah pada otot mereka.

Keempat nama yang kini masuk dalam penanganan tim medis adalah Ernando Ari Sutaryadi, Francisco Rivera, Alfan Suaib, serta pemain anyar Matheus Lagoa.

Area keluhan yang dialami para pemain ini terbilang bervariasi. Ernando Ari dan Alfan Suaib sama-sama bermasalah pada bagian paha, sedangkan Rivera dan Lagoa merasakan keluhan pada otot betis.

Satu Pemain Anyar Tumbang Terlalu Cepat

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menegaskan bahwa penanganan cedera keempat anak asuhnya menjadi prioritas utama skuat selama jeda laga. Dia enggan terburu-buru dan memilih menjalankan tahapan pemulihan secara hati-hati serta terukur.

“Mengenai kondisi pemain, kami harus melihat situasinya secara menyeluruh. Rivera mengalami cedera, Ernando juga cedera, Matheus mengalami cedera, Alfan juga termasuk. Sekarang yang paling penting adalah memberikan waktu dan penanganan yang tepat agar mereka bisa pulih dengan baik,” kata Tavares, seperti dikutip dari persebaya.id pada Selasa (22/9/2026).

Di antara keempatnya, situasi Matheus Lagoa terasa paling menyesakkan. Pemain yang baru didatangkan dari Brasil itu justru diterpa cedera saat baru menjalani sesi latihan ketiganya bersama Green Force.

Apalagi, insiden itu terjadi ketika dia sebenarnya tidak sedang menjalani porsi latihan berat.

“Sayangnya, Matheus mengalami cedera pada sesi latihan ketiga setelah dia datang. Saat itu dia hanya melakukan pemanasan dan berlari sendiri, tetapi kemudian mengalami cedera. Tentu ini situasi yang tidak kami inginkan, apalagi dia baru bergabung dengan tim,” ungkap pelatih asal Portugal tersebut.

Program Rehabilitasi Khusus dari Tim Medis

Menyikapi situasi ini, tim medis Persebaya bergerak cepat merancang program rehabilitasi intensif yang disesuaikan dengan kondisi cedera masing-masing pemain.

Pemulihan bertahap ini dipantau secara ketat hari demi hari demi memastikan tidak ada risiko cedera berulang.

Manajemen dan jajaran pelatih terus memprioritaskan keselamatan serta kebugaran pemain jangka panjang. Harapannya, lewat penanganan medis yang tepat selama jeda kompetisi, Ernando, Rivera, Alfan, dan Lagoa bisa kembali bugar 100 persen.

Jika proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana, keempatnya diharapkan sudah siap melahap porsi latihan penuh dan kembali memperkuat Persebaya saat kompetisi bergulir lagi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button